Menelusuri Asrinya Mata Air Kobak Nyamplung, Wisata Terpendam di Kota Tangsel

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Kobak Nyamplung sebuah tempat wisata di Kota Tangsel mempunyai magnet tersendiri lantaran sudah ada sejak lama. Lokasi tempatnya berada di Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Wisata lokal mata air yang cukup alami dan sejuk untuk masyarakat Kota Tangsel, memang sekarang menjadi perhatian masyarakat setempat dan luar.

Sejumlah warga RW 06 Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang menyebut nama kolam mata air berukuran 6×6 meter berada di bawah sebuah pohon yang konon sudah tua.

Dengan kedalaman sekitar 3 meter, banyak warga di luar RW 06 yang merasa penasaran dengan keberadaan Kobak Nyamplung ini. Sejumlah masyarakat pada akhir pekan kerap berkunjung lantaran tertarik suasana dan penasaran.

“Ya pada hari Sabtu dan Minggu atau hari biasa selepas tengah hari, banyak warga di luar lingkungan ini berkunjung kesini ingin melihat,” ungkap Karsah Tarmidzi, pengurus Kobak Nyamplung, saat ditemui wartawan, Jumat (19/6/2020).

Sebagian besar pengunjung ini awalnya bercerita, mengetahui hal ini dari medsos dan tak percaya apa iya di Pondok Cabe masih ada suasana hutan bambu asli dan dapat dipakai mandi.

Pengunjung mengaku bahwa rasanya mandi di Kobak Nyamplung berbeda dengan mandi di rumah masing- masing.

Kembali dituturkan Karsah, guna menunjang dan menjaga keasrian Kobak Nyamplung yang lokasinya beririsan dengan Komplek Green Valey Pondok Cabe ini, para warga perkampungan sekitar secara swadaya melakukan kerja bakti dan pengecoran jalan menuju kesana.

Bintoro staf bagian Kesra Kelurahan Pondok Cabe Ilir didampingi salah satu anggota Polsek Pamulang mengunjungi Kobak Nyemplung.

 

Sementara itu, Bintoro staf bagian Kesra Kelurahan Pondok Cabe Ilir didampingi salah satu anggota Polsek Pamulang, membenarkan adanya Kobak Nyamplung, nantinya perangkat kelurahan akan berkoodinasi dengan pihak kecamatan dan Pemkot Tangsel untuk mengelola kola mata air Kobak Nyamplung agar menjadi tempat wisata pemandian lokal.

“Dulunya ini Kobak punya almarhum Bapak Alimin dan sekarang berubah nama Kobak Nyamplung, sudah ada puluhan tahun ada, tapi baru satu tahun ini dimanfaatkan oleh warga untuk kebutuhan mandi, dan kebutuhan lainya, setelah lama terbengkalai belasan tahun akibat longsor,” katanya.

“Tidak berbahaya, dengan kobak ini, kita akan berdayakan sumber air ini dengan pihak Kecamatan Pamulang dan Pemkot Tangsel untuk dijadikan tempat wisata pemandian, yang nantinya akan dikelola dengan baik,” tukas Bintoro di lokasi. (sg/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...