Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Pemprov DKI Integrasi Pembayaran Antarmoda di Jabodetabek

JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai integrasi pembayaran antarmoda transportasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Integrasi pembayaran di Jabodetabek tersebut ditargetkan rampung tahun depan.

“Bila tidak ada halangan, pertengahan tahun depan masyarakat Jakarta bisa menikmati,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.

Anies menjelaskan, pembayaran antartransportasi di Jakarta nantinya hanya bermodalkan satu alat. Baik berupa kartu atau gawai melalui QR Code.

“Apapun bentuknya tapi instrumen tunggal yang digunakan untuk semua moda transportasi di Jakarta,” ujar Anies.

Pembuatan sistem integrasi digarap PT JakLingko Indonesia. Perusahaan itu bakal mengelola empat pemegang saham yaitu PT MRT Jakarta, PT Transjakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

“PT JaklLingko Indonesia nantinya patungan masing-masing 20 persen dari PT MRT Jakarta, PT Jakpro, dan PT Transjakarta. PT MITJ (patungan) 40 persen,” ungkap Anies.

Nantinya, tarif moda transportasi tidak lagi ditentukan masing-masing operator. PT JakLingko Indonesia yang akan mengintegrasikan tarif dan tiket.

PT JakLingko Indonesia, kata Anies, diizinkan mencari rekan kerja untuk membuat sistem pembayaran terintegrasi. Hal itu untuk mempercepat proses pembuatan.

Anies mengatakan integrasi pembayaran ini adalah kelanjutan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pada Januari 2019. Sebelumnya, pemerintah sudah mengintegrasikan antarmoda seperti Bus Transjakarta dan Moda Raya Terpadu (MRT).

“Tata kunci menyelesaikan masalah transportasi umum di Jakarta adalah integrasi,” tegas dia

Proses tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemegang saham sistem integrasi pembayaran antar moda transportasi.

Adapun petinggi yang hadir yaitu Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto, dan Direktur Utama PT Tuhiyat.

Selain itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Kemudian Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...