KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Provinsi Banten mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Untuk pertama kalinya, kloter pertama jemaah haji asal Banten resmi diberangkatkan melalui Embarkasi Banten yang berlokasi di Grand El Hajj Cipondoh, Kota Tangerang.
Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan, bahwa pengoperasian Grand El Hajj Cipondoh tersebut sebagai titik keberangkatan merupakan kemajuan besar bagi pelayanan jemaah haji di Tanah Jawara.
Dalam keterangannya seusai mendampingi Menteri Haji dan Umroh (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Andra Soni mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan fungsi fasilitas tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini sejarah juga untuk Banten. Kloter pertama yang diberangkatkan tahun ini adalah Embarkasi Banten yang diberangkatkan dari Grand El Hajj Cipondoh,” ujarnya usai keberangkatan jemaah haji Banten kloter pertama melalui Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (22/4/2026).
Gubernur Andra Soni menambahkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, fasilitas di Cipondoh tersebut hanya berfungsi sebagai tempat kepulangan jemaah.
Namun, mulai tahun ini, lokasi tersebut resmi melayani proses pemberangkatan sekaligus kepulangan (debarkasi) secara mandiri untuk jemaah asal Provinsi Banten.
Andra Soni merinci bahwa pada musim
haji kali ini, terdapat lebih dari 9.000 warga Provonsi Banten yang mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci.
“Lebih dari 9.000 jemaah haji Provinsi Banten tahun ini mendapatkan giliran untuk menunaikan (ibadah) haji,” tuturnya.
Di sela-sela prosesi pelepasan kloter pertama, Gubernur juga menyampaikan pesan serta doa agar seluruh jemaah diberikan kekuatan fisik dan kelancaran selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Kita doakan semoga perjalanannya lancar, seluruh jemaah diberikan kesehatan, dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat, serta mendapatkan haji yang mabrur dan mabruroh,” imbuhnya.
Pemberangkatan perdana in menandai kesiapan infrastruktur Banten dalam mengelola jemaah secara lokal, sehingga diharapkan dapat memangkas waktu koordinasi dan meningkatkan kenyamanan para tamu Allah sebelum terbang ke Tanah Suci.







