Kasus Dugaan Pelecehan Santri, Ratusan Warga Kepung Ponpes di Padarincang

WARGA MINTA PONPES DITUTUP

0
KABUPATEN SERANG,PenaMerdeka – Ratusan warga mendatangi pondok pesantren (Ponpes) di Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu (29/7/2020).
Lokasi yang digerebek warga merupakan tempat sejumlah santriwati yang diduga mendapat perlakuan pencabulan oleh pemilik Ponpes
Encep, salah seorang warga yang ikut mendatangi Ponpes mengatakan, sebelumnya telah ada musyawarah ulama, Forum Silaturahmi Ponpes (FSPP) dan tokoh masyarakat di Padarincang agar pihak kepolisian menindak lanjuti kasus.
“Karena masih ada aktifitas santri di situ, bahkan ada santriwati yang masih menetap disitu, makanya masyarakat minta supaya aparat kepolisian dan aparat pemerintah segera menutup dan mengosongkan aktifitas pesantren,” kata Encep salah seorang warga kepada penamerdeka.com, Rabu (29/7/2020).
Ia menambahkan, siang harinya, ratusan warga yang dikawal kepolisian mendatangi ponpes untuk dilakukan penutupan.
“Warga sekitar 700 an yang tergabung. Ketika di lokasi hanya ada 6 santrinya saja. Ke 6 santri itu diajak pulang tidak mau, karena masih terpengaruh hipnotis, namun setelah dinetralisir akhirnya mau pulang,” katanya.
“Warga enggan untuk meninggalkan ponpes tersebut, tetapi karena dimediasi oleh Wakapolres akhirnya masyarakat membubarkan diri,” katanya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...