Klaim Pemulihan, Pinjaman Pemprov Banten ke Pusat Nambah

NILAI PINJAMAN JADI RP4,9 TRILIUN

BANTEN,PenaMerdeka – Pinjaman Pemprov Banten kepada Pemerintah Pusat yang semula sebesar Rp4,1 triliun menjadi Rp4,9. Pasalnya pemprov Banten mengajukan tambahan pinjaman kembali senilai Rp800 miliar.

“Nambah Rp800 miliaran lebih. Jadi total Rp1,9 triliun,” ucap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti usai rapat pembahasan APBD Perubahan di Gedung DPRD Banten, Selasa (11/8/2020).

Sehingga, sambungnya, total nilai pinjaman daerah yang diusulkan totalnya mencapai Rp4,9 triliun dan direncanakan bisa direalisasikan pada Perubahan APBD 2020 dan APBD Murni 2021.

“Di Perubahan APBD 2020 sekitar sebesar Rp856 miliar lebih. Di APBD Murni 2021 sisanya,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini sudah memasuki tahap perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT SMI.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk dengan DPRD Provinsi Banten, Kemenkue dan Kemendagri,” ucap Rina.

Ia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan pemulihan ekonomi nasional (PEN) daerah pasca pendemi covid-19 yang akan difokuskan pada program pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ketahanan pangan.

“Digunakan untuk pembiayaan infrastrktur jalan, jembatan, sarana dan prasarana (Sarpras), kesehatan. Pendidikan, ekonomi, ketahanan pangan serta pertanian. Nilai usulan masih ada kemungkinan berubah,” katanya. (dra)

Disarankan
Click To Comments