Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Pinjaman Banten Rp856 M Masuk ke APBD Perubahan, Sisanya APBD Murni

ALOKASI PINJAMAN APBD PERUBAHAN DISETUJUI DEWAN

BANTEN,Penamerdeka – Badan Anggaran DPRD Banten dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Banten menyepakati tahapan akhir dari komposisi rencana anggaran APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.

Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo mengatakan, hasil keputusan pembahasan tadi, skema yang diajukan Pemprov pihaknya setujui untuk pinjaman daerah dimasukan ke APBD Perubahan.

“Untuk perubahan ini yang tadi disetujui nilainya Rp856 miliar. Pinjaman daerah yang Rp4,1 triliunnya nanti di APBD murni, jadi itu belum dibahas, kan itu nanti di APBD murni. Proposal gubernur kepada Pemerintah Pusat totalnya Rp4,9 triliun,” ucapnya usai pembahasan tersebut di Gedung DPRD Banten, Rabu (12/8/2020).

Ia menjelaskan, Kalau yang diatur di PP, persetujuan perjanjian pinjamannya antara gubernur dan pusat. Ke DPRD hanya pemberitahuan, dan memasukan dalam rencana anggaran pemerintah.

“Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tidak direvisi, karena kita sepakati sebelum peraturan perundangannya terbit di tanggal 4 agustus ini. Semantara PPAS kan di tandatanganinya di akhir juli. Nah nanti kita konsultasikan, kan hasil paripurna kita konsultasikan Kemendagri,” katanya.

Terkait alokasi pinjaman daerah dari Pemerintah Pusat pada APBD Perubahan tersebut yang paling besar adalah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), kemudian disusul Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Dindik), dan diikuti dinas-dinas yang lainnya.

Terkait apakah ajuan Pinjaman Daerah tersebut sudah ada persetujuan dari Pemerihtah Pusat, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar mengatakan, belum ada persetujuan.

“Itu paralel, sampai dengan saat ini komposisi item-itemnya secara adminstratif karena ada PP kemudian pertemuan-pertemuan, bentuk final nanti ada perjanjian akadnya. Tapi kita sudah bisa memprosesnya pada tahapan yang endingnya nanti bentuk final, pendistribusian itu ada perjanjian teknis dalam rangka akadnya. Untuk jumlahnya tetap seperti itu,” katanya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...