Tiga pelabuhan yang ada di Provinsi Banten pada tahun depan diharapkan bakal dapat menampung pelayanan bongkar-muat sampai satu juta twenty foot equivalent units (teus) kontainer. Tiga pelabuhan tersebut diantaranya Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Banten, Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) dan Pelabuhan Indah Kiat Merak.

Kemudian ketiga tempat itu akan disejajarkan dengan pelabuhan yang ada di Tanjung Priok. “Kami ingin, kedepannya pelabuhan di Banten bisa menciptakan perekonomian yang maju dan berkembang,” kata Nafri Dewan Pembina Keluarga Besar Maritim (KBM) Banten.

Untuk mewujudkan itu, lanjut Nafri, harus didukung dengan infrastruktur di laut maupun di darat. Pasalnya, dimasa yang akan datang, kapal yang masuk ke Banten itu paling rendah 80.000 gross tonnage (GT) dan tertinggi 180.000 GT. Diakui Nafri bahwa untuk mewujudkan persoalan itu bukan perkara mudah. Soalnya, kedatangan kapal di pelabuhan barang yang di Banten saat ini, masih rendah.

“Maka dengan itu, kita mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan di pelabuhan. Tahun depan, tiga pelabuhan itu diharapkan mampu melakukan pelayanan bongkar-muat sampai satu juta twenty foot equivalent units (teus) container,” ucapnya. (herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *