Warga Kecamatan Benda Tangerang Kekeh Bertahan Dari Gusuran

PROYEK TOL KUNCIRAN-BANDARA DI BENDA

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Warga Kecamatan Benda, Kota Tangerang tetap kekeh bertahan di rumahnya masing-masing dari gusuran  proyek pembangunan Jalan Tol Kunciran-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Seperti dialami warga Rt 02, Rw 01 Kelurahan Jurumudi Lama, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang rumahnya bakal dilakukan eksekusi objek tanah itu oleh Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (1/9/2020).

Koordinator warga, Dedi menegaskan, warga tetap memilih bertahan lantaran hingga saat ini belum adanya ganti rugi dari tanah dan bangunan mereka yang tergusur proyek tol tersebut.

“Kami diminta segera mengosongkan. Tahu – tahu langsung dieksekusi padahal ganti rugi saja belum dibayarkan,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Senin (31/8/2020).

Dedi mengatakan, harga yang ditawarkan sangat minim. Per meter hanya berkisar Rp2,6 juta. “Kalau dibayar segitu ya kami tidak bisa membeli rumah lagi,” katanya.

Dedi berharap, dalam masalah ini dikedepankan nilai keadilan. Menurutnya para warga ini tak menolak rencana strategis  nasional, tapi harus juga memikirkan nasib mereka.

“Di sini ada 27 bidang yang belum dibayarkan. Sebanyak 50 KK dan sekitar lebih dari 300 warga,” tandasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...