Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Pengosongan Gedung Juang 45 di Alun-alun Kota Serang Sempat Diwarnai Protes 

LANJUTAN PROYEK REVITALISASI GEDUNG JUANG

Pengosongan Gedung Juang 45 di Alun-alun Kota Serang Sempat Diwarnai Protes

LANJUTAN PROYEK REVITALISASI GEDUNG JUANG

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Gedung Juang 45 di Jalan Ki Mas Jong di kawasan Alun-Alun Kota Serang terpaksa harus dikosongkan Pemerintah Kota Serang.

Pengosongan gedung bersejarah itu menyusul adanya rencana lanjutan proyek revitalisasi.

Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin memimpin langsung pengosongan gedung. Subadri didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wahyu Nurjamil, Satpol PP serta dibantu unsur TNI dan Polri.

Pantauan redaksi di lokasi pengosongan, Pengurus Dewan Harisan Daerah (DHD) 45 dan beberapa organisasi kejuangan yang menempati Gedung Juang sempat melakukan penolakan.

Ketua DHD 45 Banten Muis Muslih mengatakan, Pemkot seharusnya melakukan pertemuan terlebih dahulu sebelum mengosongkan paksa.

“Seharusnyakan diadakan pertemuan semisal kopdar. Jangan kemudian melakukan seperti ini dengan cara yang tidak beradab,” kata Muis, Selasa (22/9/2020).

Dia mengaku jika pihaknya sudah mendapatkan hak untuk menempati gedung peninggalan sejarah itu.

“Selama puluhan tahun, DHD 45 telah menempati gedung. Dan secara resmi diperbolehkan untuk memakai gedung juang,” katanya saat di lokasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Subadri mengaku jika Pemkot Serang sudah beberapa kali menggelar pertemuan untun revitalisasi Gedung Juang.

“Kitakan sudah beberapakali ada pertemuan. Pak Muis juga ada, ada kok buktinya dengan adanya tandatangan beliau,” katanya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...