Tolak RUU Ciptaker, K-SPSI Banten Klaim Puluhan Ribu Buruh Bakal Gruduk DPR-RI

DISEBUT MENDEGREDASI KESEJAHTERAAN BURUH

BANTEN,PenaMerdeka – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Banten mengklaim bakal mengerahkan ribuan buruh ke DPR-RI, yakni perihal penolakan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU Ciptaker).

Pasalnya RUU Cipta Kerja dinilai sangat merugikan pekerja dan buruh. RUU ini dinilai tak berpihak kepada pekerja dan buruh.

Ketua K-SPSI Provinsi Banten Dedi Sudrajat alasan mengerahkan buruh ke gedung wakil rakyat itu lantaran menganggap RUU Omnibus Law atau Ciptaker sudah mendegradasi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Sejak awal, sudah sangat jelas sikap kami terhadap RUU Omnibus Law ini. Kami menolak disahkan,” kata Dedi usai menggelar rapat kesiapan aktivis buruh, Minggu (4/10/2020)

Dia menyebut sudah mempersiapkan massa sebannyak 25 ribu buruh ke DPR RI pada Senin (5/10/2020) besok.

“Kami sedang rapat persiapan unras (unjuk rasa-red) ke DPR RI, besok. Kami akan ke DPR RI. Perkiraan jumlah massa ada 25 ribu orang,” ujarnya.

Dedi mensinyalir pengesahan RUU Omnibuslaw ini akan dimajukan menjadi Senin (5/10/2020).

Diinformasikan, penolakan RUU Cipta Kerja ini mendapat penolakan dari berbagai organisasi pekerja dan buruh, seperti SPN.

Sebelumnya selain Fraksi PKS, partai Demokrat juga sudah menyoroti langkah dikeluarkannnya kebijakan RUU ciptaker dari pemerintah.

Menurut Zulfikar H, anggota DPR-RI fraksi Demokrat, pasalnya jika disahkan saat ini masyarakat sedang terdampak pandemi covid-19. Dan kondisi perusahaan banyak yang bangkrut alias gulung tikar.

“Saya menilai RUU Cipta Kerja belum saatnya dibuat. Saat ini masyarakat sedang berjuang menghadapi kondisi kesehatan masing masing dan pemulihan dari situasi covd-19,” kata Zulfikar.

Dia meminta pemerintah seharusnya maksimal berjuang dan fokus dalam penanganan pandemi covid-19 dengan membuat RUU Virus Corona.

“Ini potensinya menimbulkan dampak psikologi yang tidak baik di masyarakat nantinya,” pungkas Zulfikar. (chenk)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...