Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Waspada! Masuki Fenomena La Nina, Hal Ini yang akan Terjadi

ANOMALI CURAH HUJAN MENINGKAT

PenaMerdeka – Fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan anomali cuaca berupa peningkatan curah hujan yang terjadi di Tanah Air.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) Kelas I Serang Tarjono mengatakan, fenomena La Nina adalah penurunan suhu permukaan laut di pasifik tengah. Dan hal itu potensinya dapat memperngaruhi cuaca di Indonesia.

“Jadi (fenomena Al Nino, red) bisa mensuplai uap air di Indoensia sehingga mempengaruhi curah hujan, bahkan diprediksi BMKG akan mempengaruhi curah hujan hingga meningakat 40 persen,” ucapnya saat ditemui di Kantor BMKG Klas I Serang, Kota Serang, Rabu (14/10/2020).

Banten, sambungnya, salah satu daerah yang terkena fenomena la lina, dan bulan oktober ini fenomena tersebut sudah mulai memasukinya, dan diprediksi terjadi hingga akhir Desember 2020.

“La nina tidak terjadi setiap tahun, boleh dibilang jarang terjadi, paling 2 tahun hingga 8 tahun kemudian baru terjadi lagi,” katanya.

Dia mendorong agar semua pihak mewaspadai terhadap bencana hidrometeorologi, atau musibah banjir bagi di dataran rendah dan longsor di daerah pegunungan.

“Jadi kepada masyarakat dihimbau waspada, tetapi jangan juga kemudian panik. Hindari berita-berita hoax, kalau ada berita yang ragu silahkan konfirmasi ke BMKG terdekat,” katanya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...