Mentan Musnahkan Ribuan Komoditas Pertanian di Bandara Soekarno-Hatta

TAK DILENGKAPI DOKUMEN

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, bersama Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata) memusnahkan 538 kilogram buah Persik, 480 batang bibit dan berbagai benih dari delapan negara.

Pemusnahan komoditas pertanian tersebut lantaran tidak dilengkapi dokumen kesehatan dari negara asal.

Mentan Yasin mengatakan hasil penegahan komoditas pertanian asal luar negeri tersebut merupakan bukti bahwa pintu keluar masuknya hasil pertanian terjaga dengan baik.

“Ini adalah untuk meyakinkan kita pintu atau border keluar masuknya barang harus tetap terjaga aman dari hama dan virus yang berkaitan dengan tanaman, tumbuhan dan hewan. Oleh karena itu, hari ini kita bersyukur pintu-pintu kita terjaga dengan baik,” kata Mentan di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Rabu (2/10/2020).

Yasin menjelaskan saat ini perkarantinaan sangat penting untuk mengantisipasi serangan biologi seperti virus, bakteri melalui media pembawa (Bioterrorism) yang dapat mengancam kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan di Tanah Air.

“Tidak hanya itu, Bioterrorism adalah bagian-bagian yang harus terus diwaspadai. Tetapi kesimpulan kita, apapun penjagaan yang kita lakukan tetap harus dilakukan dengan cepat, cermat dan akurat,” katanya.

Yasin meminta agar petugas karantina di pintu keluar masuknya komoditas pertanian atau pelabuhan laut dan udara lebih profesional dan ditingkatkan.

“Oleh karena itu tenaga-tenaga terlatih dan profesional yang ada disini harus terus kita tingkatkan minimal kita harus sejajar dengan pintu-pintu yang ada di negara lain,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Mentan Yasin Limpo juga melakukan pelepasan beragam komoditas yang diekspor yakni, sarang burung walet 130 kg senilai Rp2,9 milyar tujuan Cina, Tanaman Aquarium 18.838 batang senilai Rp133,8 juta, menuju Amerika Serikat, Kanada dan Jepang.

Serta berbagai jenis tanaman hias yang juga sedang digemari masyarakat berupa mostrea, aglonema dan philondendron sebanyak 352 batang senilai Rp17,6 juta ke Hongkong, Inggris dan Amerika Serikat. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...