Pelaku Pembunuh Pria di Tangerang Karena Sakit Hati ke Korban Soal Motor

PEMBUNUHAN DI BAYUR

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – NJ, pelaku pembunuhan terhadap Kit Fo, 42, yang tewas di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, melakukan aksi keji karena sakit hati ke korban. Sebab, motor milik NJ dihilangkan oleh Kit Fo.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, NJ dan Kita Fo sudah saling mengenal selama 13 tahun. NJ merupakan karyawan dari Kit Fo yang merupakan bos perusahaan nugget.

“Kami berhasil mengamankan NJ sebagai pelaku. Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban dan pelaku memiliki hubungan antara karyawan dengan pengusaha. Jadi tersangka karyawan dari korban sudah mengenal 13 tahun dari tahun 2017. Awalnya itu motor dari tersangka dihilangkan oleh korban,” ujarnya, Senin (23/11/2020).

Aditya menjelaskan saat itu pelaku meminta ganti rugi ke korban. Namun, tidak seperti yang diinginkan oleh tersangka. Setelah itu, NJ memutuskan untuk keluar dari tempat usaha pelaku.

“Dalam kurun waktu 2017 si tersangka membuka usaha dan tidak berkembang, lalu si tersangka nanya lagi ke korban motornya yang lalu. Jawaban dari korban tak memuaskan, lalu tersangka ini sakti hati dan dendam. Dan tersangka ini merencanakan aksinya ingin menghabisi korban,” katanya.

Setelah itu, lanjut Aditya NJ mensurvei tempat dan memilih tempat untuk mengeksekusi Kit Fo. Dan, dipilihlah di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, karena diketahui tempat itu sepi.

“Si tersangka ini pun menyiapkan palu sebagai alat untuk membunuh si korban. Saat pelaksanaan, tersangka mendatangi korban meminta antar ke rumah saudaranya melalui rute yang ditentukan,” katanya.

Aditya menuturkan setelah melintasi lokasi yang ditentukan, korban mengendarai motor dengan pelan lalu NJ memukul kepala korban dengan menggunakan palu yang sudah disiapkan.

“Dari hasil otopsi korban mengalami luka bekas pukul di kepala sebanyak 9 kali. Setelah korban di pukul motornya diambil tersangka. Lalu tersangka mengarah ke Sepatan untuk membuang barang bukti dan ke Pasar Kemis,” ucapnya.

Aditya menambahkan NJ berhasil diamankan saat sedang jalan di daerah Pasar Kemis. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, NJ disangkakan Pasal 340 Jo 338 tentang pembunuhan berencana dan ancam kurungan minimal 20 tahun penjara.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...