RI Disebut Butuh Lima Tahun untuk Pulihkan Ekonomi

KISARAN 5 PERSEN

JAKARTA,PenaMerdeka – Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mari Elka Pangestu menyebutkan, ekonomi RI membutuhkan lika tahun untuk dapat pulih. Pemilihan itu ke level sebelum terjadinya pandemi Covid-19, yakni pertumbuhan di kisaran 5 persen.

Jika ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar 2 persen pada 2020, maka diproyeksikan ekonomi tidak akan langsung kembali ke level masa sebelum Covid-19.

“Mungkin kita akan membutuhkan waktu 3-5 tahun untuk kembali ke situasi sebelum Covid-19,” katanya pada Forum Diskusi Salemba 46: Outlook Perekonomian Indonesia 2021 kemarin.

Meski bervariasi, namun Ia menyebut perlambatan pertumbuhan terjadi di hampir seluruh negara di dunia, terkecuali China dan Vietnam yang berhasil tumbuh positif di tengah pandemi.

Menteri Perdagangan di era SBY ini menyebut hal serupa terjadi pada krisis moneter (krismon) pada 1998 lalu. Kala itu, dibutuhkan 8 tahun untuk bisa pulih dari krisis ekonomi yang juga diwarnai dengan guncangan politik itu.

“Jadi kita kehilangan sekitar 8 tahun sebelum bisa kembali lagi ke level pre-krismon (krisis moneter),” imbuhnya.

Belajar dari krisis sebelumnya, ia menyebut pertumbuhan di bawah potensi bisa berlangsung selama 10 tahun ke depan jika pemerintah tidak banyak melakukan perubahan.

Kunci untuk bisa pulih, lanjutnya, adalah melakukan perubahan kebijakan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di samping investasi.

“Ini diperkirakan bisa berlangsung untuk 10 tahun ke depan jika kita tidak melakukan perubahan-perubahan dari segi kebijakan, maupun jika tidak terjadi recovery dari investasi,” katanya. (Uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Tuliskan pesan anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE