PKM Unpam, Sasar Ponpes di Kabupaten Bogor Tingkatkan Penjualan Era Society 5.0

Penulis: Hari Setiawan

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 1 tahun di Indonesia namun tidak menyurutkan semangat dosen Universitas Pamulang (UNPAM) untuk menjalankan salah satu TRIDHARMA perguruan tinggi yaitu, Pengabdian Masyarakat (PKM).

Pengabdian PKM dilakasanakan secara daring melalui zoom could pada hari minggu, 04 April 2021.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan kepada santriwan santriwati di Pondok pesantren lembaga bina santri mandiri. Pondok pesantren ini cukup unik, karena biasanya pondok pesantren hanya fokus terhadap pendidikan ilmu agama saja, namun pondok pesantren lembaga bina santri mandiri ini tidak hanya berfokus pada pendidikan agama saja.

Tapi juga pendidikan mengenai berwirausaha sebagai bekal santriwan dan santriwati untuk mencari nafkah di dunia. Oleh karena itu hampir semua pengurus maupun santriwan dan santriwati di pondok pesantren tersebut adalah wirausahawan.

Maka dari itu dalam kegiatan PKM ini bertema, ‘Penerapan pengelolaan usaha dan strategi digital marketing guna meningkatkan penjualan dalam era society 5.0’ yang disampaikan oleh Bapak Samsul Asmedi dan ‘Implementasi Digital Marketing dalam Era Society 5.0 yang disampaikan Napisah.

Dibidangnya terdiri dari bidang Akuntansi  dan menjalankan beberapa bisnisnya. Dalam kegiatan turut serta Pemimpin pondok pesantren lembaga bina santri mandiri yaitu KH. Jauhari, Lc, ustadz, ustadzah, Para dosen Universitas Pamulang, perwakilan mahasiswa dan juga santriwan santriwati.

Dalam kegiatan PKM kali ini tim mempunyai dua masalah pokok yang ingin diselesaikan, yaitu masalah manajemen (pengelolaan) usaha dan masalah pemasaran. Metode yang digunakan dalam PKM kali ini adalah melalui penyuluhan (sosialisasi) secara daring. Sosialisasi dilakukan dengan topik pencatatan persediaan dan digital marketing untuk meningkatkan penjualan.

Kegiatan PKM ini terselenggara dengan tujuan untuk dapat membantu mitra mengatasi masalah yang ada. Namun demikian, tidak berarti bahwa pihak mitra hanya bertindak sebagai “penerima” saja, pihak mitra juga cukup membantu terselenggaranya kegiatan ini.

Pihak mitra memberikan banyak masukan mengenai masalah yang mereka hadapi dalam tahap awal survey, pihak mitra juga berperan aktif dalam sosialisasi kepada para peserta agar berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain itu, pihak mitra juga membantu menyediakan akses tim untuk dapat berkomunikasi dengan para peserta guna menganalisis lebih dalam mengenai situasi yang dihadapi.

Sebagai bentuk evaluasi atas pemahaman pesarta pada acara PKM ini  panita memberikan pretest dan posttest untuk para santri, pretest diberikan sebelum kegiatan dimulai yaitu H-1 dan posttest diberikan pada akhir sesi kepada peserta berupa link google form. Kemudian sampailah pada akhir acara yang ditutup dengan pembacaan doa yang selanjutnya dilakukan sesi foto sebagai bukti dokumentasi.

Dengan selesainya rangkaian acara maka diharapkan diharapkan santriwaan santriwati muda dapat menerapkan memahami, mempraktikan, dan mengembangkan secara langsung didunia usaha sehingga santri dapat berkembang dan mampu bersaing didunia usaha khususnya menggunakan teknologi dengan digital marketing.

Disarankan
Click To Comments