Satgas Covid-19 Klaim saat Ini Tinggal 7% Masyarakat yang Tetap Ingin Mudik

JAKARTA,PenaMerdeka – Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo menyebutkan, saat ini tinggal 7% masyarakat di Indonesia yang tetap ingin melaksanakan mudik. Meskipun, sudah dikeluarkan peraturan larangan mudik pada Lebaran Idul Fitri 2021.

Doni menyebutkan, awal sebelum aturan mudik dilarang ada sebanyak 33% yang akan melaksanakan mudik. Kemudian setelah peraturan dikeluarkan, menjadi 11% masyarakat tetap ingin mudik.

Kemudian setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan untuk tidak mudik, kini tinggal 7%.

“Data-data yang berhasil kami dapatkan dari Kementerian Perhubungan bahwa sejauh ini sudah tinggal 7% warga negara kita yang tetap akan mudik,” ujarnya usai Rapat Terbatas dari Kantor Presiden, Senin (26/4/2021).

“Dari posisi semula adalah 33% apabila mudik tidak dilarang. Setelah mudik dilarang, menjadi 11% dan setelah Bapak Presiden mengumumkan menjadi 7%,” lanjutnya.

Doni pun mengatakan, saat ini yang menjadi tugas adalah menurunkan angka 7% ini agar lebih rendah lagi. Sehingga, akan mengurangi transmisi COVID-19 di daerah dengan tidak melaksanakan mudik.

“Tugas kita adalah menurunkan angka yang 7% ini menjadi lebih rendah lagi. Sehingga mobilitas bisa kita batasi, kita bisa kurangi. Dan tentunya akan bisa kita kurangi angka COVID-19 di sejumlah daerah,” jelas Doni.

Selain itu, Doni meminta kepada Posko-Posko Satgas di daerah bisa memfasilitasi masyarakat yang belum mempunyai fasilitas untuk berkomunikasi secara virtual. Sehingga, mereka tetap bisa bersilaturahmi dengan keluarga yang tidak bisa melaksanakan mudik.

“Solusi mengatasi kerinduan keluarga untuk tidak mudik ini adalah melakukan berbagai upaya silaturahmi secara virtual. Mohon berkenan, Posko-Posko di setiap daerah bisa memberikan kesempatan kepada yang mungkin belum punya fasilitas untuk berkomunikasi secara virtual untuk difasilitasi,” jelasnya. (jirur)

Disarankan
Click To Comments