HUT RI 76

Tangcity Mall Disanksi Hingga Terancam Ditutup, Viral Membeludaknya Pengunjung

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pusat perbelanjaan, Tangcity Mall, Kota Tangerang diberikan sansksi lantaran ramainya pengunjung menjelang Lebaran 2021. Membeludaknya pengujung itu pun sempat viral di media sosial.

“Kita lihat Tangcity ini, kemarin sempat viral karena ramai. Kita cek ternyata jalur-jalur untuk pembeli lebih sempit ke makan sama jalur pedagang,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat inspeksi mendadak (sidak) ke Tangcity Mall, Senin (3/5/2021).

Arief meminta, pihak manajemen maupun pedagang Tangcity Mall untuk memberikan ruang yang cukup bagi pengunjung agar tidak bertumpuk alias berkerumun.

“Kita minta pusat perbelanjaan berikan ruang yang cukup, untuk para pembeli jadi tidak terkesan nantinya malah bertumpuk, yang mengakibatkan pembeli kita kalau ada yang malah terpapar,” ungkapnya.

Atas hal itu, Arief juga meminta kerja sama antara pihak penjual maupun pembeli dalam rangka Jadi perlu memberikan fasilitas yang aman di Tangcity Mall agar tidak ada yang terpapar covid-19.

“Kami petugas, Pemda bersama TNI Polri siang malam nih, dan kita seluruh pihak swasta agar menjadi perhatian. Sekarang kita berikan sanksi lisan, karena dampaknya, kalau memang tidak bisa melakukan prokes dengan benar dengan sangat terpaksa kita tutup,” jelasnya.

“Dan kita intinya kunjungan hari ini bisa diikuti pusat perbelanjaan, pasar, masyarakat yang jual takjil lainnya, agar bulan Ramadan ini membawa berkah, dan tidak memberikan penyakit bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Tangcity Mall di Kota Tangerang mulai ramai didatangi pengunjung yang berbelanja menjelang lebaran 2021. Kapasitas pengunjung ditempat itu pun membeludak sehingga rentan terjadi penularan corona.

Humas Tangcity Mall, Intan Amalia membantah, apabila padatnya pengunjung melebihi kapasitas yang telah di tentukan Pemerintah Kota Tangerang.

Menuturnya kepadatan pengunjung saat akhir pekan ini kapasitasnya masih sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kapasitas kami sebesar 80 ribu orang, selama pandemi paling banyak 30 ribu orang dan para pengunjung wajib menggunakan masker dan juga menjaga jarak agar tidak berkerumun,” jelas Intan. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments