Aksi 112 Bergeser ke Istiqlal, Sekjen FUI : Jaga Pilkada Jurdil

0 39

JAKARTA,PenaMerdeka – Aksi 112 yang digelar dikabarkan akan tetap berlangsung namun disebutkan bukan untuk turun ke jalan tetapi melaksanakan doa di Masjid Istiqlal. Dan salah satu agenda yang di bawa dalam aksi 112 menjaga Pilkada jurdil.

Dikatakan Sekjen FUI, Al Khaththath bahwa akan dilangsungkannya aksi 112 sempat membuat masyarakat ragu. Bahkan menurutnya terkesan simpang siur akan dibatalkan.

Lebih dalam menurut Al Khathhath bahwa kecederengan suhu politik menjelang Pilkada tensinya tinggi. Harus ada Pilkada Jurdil maka dari itu kegiatan ini kami lakukan untuk melaksanakan doa dan dzikir supaya kondusif.

Al Khaththath menegaskan, terkait issu materi yang dibawa dalam aksi 112 yakni, tolak penodaan Alquran, tolak kriminalisasi ulama, tolak penghinaan terhadap Alquran, jaga Pilkada jurdil dan yang terakhir wajib pilih gubernur muslim.

“Kami ormas ulama menyatakan tidak ada pembatalan pada aksi 112, hal ini juga sehubungan dengan berbagai informasi yang simpang siur terhadap rencana aksi 112, yang membuat keragu-raguan di masyarakat, dan ada kesan untuk pembatalan,” kata Al Khaththath dalam konferensi pers di Aula Masjid Al-Furqan DDII, Jalan Kramat Raya 45, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/2).

“Maka ormas Islam seluruhnya yang tergabung dalam FUI akan mengadakan zikir dan tausiah nasional untuk penerapan Surat Al-Maidah 51,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu ia membenarkan bahwa akan ada long march yang lokasinya di Jalan Thamrin pada Sabtu (11/2). Namun sekarang ini ia kembali menjelaskan bahwa bergeser ke Masjid Istiqlal untuk melakukan doa.

“Menggeser acara dan lokasi ini atas inisiatif para habaib ulama yang tergabung di dalam Forum Umat Islam (FUI),” katanya menjelaskan.

Namun demikian Al Khaththath juga menghimbau agar masyarakat yang bergabung dalam aksi 112 besok tetap menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban di Masjid Istiqlal. Aksi ini akan diawali salat subuh berjemaah, dengan menggunakan pakaian berwarna putih.

Seperti diketahui bahwa pelaksanaan Pilkada Jurdil merupakan bagian suksesnya memilih kepala daerah.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengimbau agar masyarakat tidak menggelar aksi saat masa tenang Pilkada DKI Jakarta. Dia berharap aksi yang telah direncanakan diubah menjadi kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

“Sekali lagi saya imbau kepada yang akan melaksanakan aksi tanggal 11, lakukan kegiatan lain, karena tanggal 15 kita akan pilkada,” kata Iriawan kemarin. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Loading...