HUT RI 76

Perlengkapan BPBD Kota Tangerang Memprihatinkan saat Masuki Musim Penghujan

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sejumlah perlengkapan penunjang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memprihatinkan. Mirisnya, beberapa peralatan tersebut masih dalam perbaikan padahal kini sudah memasuki musim penghujan.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana melakukan inspeksi mendadak pada Selasa (19/10/2021).

“Seperti kita ketahui curah hujan mulai tinggi di Kota Tangerang. Untuk itu saya berinisiatif ke BPBD mengecek kesiapan kawan-kawan mengantisipasi potensi banjir menjadi bencana di Kota Tangerang,” katanya saat melihat langsung kondisi perlengkapan BPBD.

Andri menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi catatan, pertama secara sumber daya manusia (SDM) atau personel dari BPBD tersebut sudah sangat siap mengahadapi apapun bencana. Hal tersebut karena sering latihan rutin.

MOBIL EVAKUASI KORBAN KEROPOS

“Namun ada catatan negatif sarana prasarana perlengkapan penunjang BPBD dalam melakukan operasi kemanusiaan baik evakuasi korban maupun upaya penanganan bencana lainnya,” ucapnya.

Andri menyebutkan, dirinya menemukan beberapa perlengkapan yang mengkhawatirkan dan menyedihkan. Sebab, di kota berjuluk seribu industri sebesar tersebut dengan potensi bencana tahunan masih ada perlengkapan yang keropos.

“Tadi kita temukan ada beberapa mobil yang keropos, termasuk mobil untuk evakuasi korban banjir saya cek itu sudah keropos. Itu sangat membahayakan, tidak hanya untuk warga tapi untuk kawan-kawa BPBD,” ujarnya.

Andri menambahkan, mudah-mudahan hal ini segera bisa di tanggulangi. Jangan sampai operasi kemanusiaan yang menyelamatkan manusia akan membahayakan personel BPBD.

“Yang pasti satu hal, saat ini berbicara kemanusiaan nilai urgensi ada disana. Keselamatan manusia adalah hukum tertinggi jadi mengimplementasikan itu akan menjadi urusan prioritas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Deni Koeswara mengaku sudah mempersiapkan secara fisik dari personel BPBD sendiri. Pelatihan dengan relawan, sudah diaktifkan kembali relawan di wilayah kemudian juga pihaknya sudah mencoba mengecek peralatan masih layak atau tidak.

“Ternyata ada beberapa yang perlu di perbaiki, sekarang ini diperbaiki. Mudah-mudahan pada saatnya bisa mengcover segala kebutuhan mengenai kebencanaan,” katanya.

“Saya juga berharap bencana bukan hanya tugas BPBD saja, tapi seluruh masyarakat. Jangan membuang sampah sembarang, dan hal-hal lainnya agar tidak terjadi bencana yang lebih parah lagi,” lanjutnya.

Deni menyebutkan, dari segi perlengkapan BPBD Kota Tangerang secara umum sudah siap 80 persen. Sementara untuk yang 20 persen tersebut masih dalam perbaikan, seperti ada yang ditambal dan lainnya.

“Kita si sekarang masih butuh mobil yah kemarin kita gagal lelang yah. Mudah:mudahan di tahun 2022 bisa dianggarkan lagi untuk mobil. Mobil pemadam kita butuh tiga karena sifatnya peremajaan,” katanya.

Deni menambahkan, pihaknya juga dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bakal mengecek pompa-pompa agar berfungsi. Kemudian pihaknya juga bakal menggelar apel siaga bencana dengan beberapa instansi terkait.

“Itu untuk mengecek kelengkapan yg lainnya. Misalnya Dinkes, Dinsos, relawan, Polres, dan Kodim akan kita satukan. Sementara ini untuk titik banjir masih ada di wilayah Priuk, karang tengah, Ciledug, dan Karwaci,” imbuhnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments