TANGERANG SELATAN,PenaMerdeka – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tangerang Selatan (Tangsel) menyebutkan, pentingnya peran mahasiswa dalam membantu mengedukasi masyarakat terkait wabah PMK yang sedang melanda menjelang Idul Adha.
“Pada idul Adha tahun ini kita di berikan cobaan dengan munculnya wabah PMK yang menyerang hewan-hewan ternak yang akan di sembelih,” ucap Pimpinan KAMMI Daerah Tangsel, Eka Febrianto saat acara diskusi publik ‘Kebijakan dan Dampak Kesehatan Menjelang Idul Adha dari Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tangerang Selatan, kemarin.
“Maka kita sebagai mahasiswa harus berperan aktif untuk membantu dan mengedukasi kepada masyarakat dalam menyukseskan pemotongan hewan kurban di sekitar lingkungan kita,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan Tangsel, drh. Pipit Surya Yuniar, menyampaikan, pentingnya memperhatikan kebersihan dalam pemotongan hewan kurban baik itu dari tempat, ketersediaan air bersih sampai alat-alat yang digunakan dalam memotong hewan.
“Karena penyakit PMK ini memang tidak berdampak serius secara langsung kepada manusia namun tidak baik juga memakan daging yang sudah terkena penyakit PMK ini,” katanya.
Diketahui, MUI mengeluarkan Fatwa No 32 Tahun 2022 terkait Hukum dan Panduan Pelaksanaan Berkurban sebagai rujukan masyarakat dalam memotong hewan kurban.(hisyam)






