KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Panitia pelaksana mengklaim perolehan hasil medali helatan Porprov VI Banten di Kota Tangerang setiap kontingen kabupaten kota tetap sama dengan hasil pertandingan masing-masing cabang olahraga. Standar penginputan hasil pertandingan setiap harinya berdasarkan laporan resmi dari Technical Delegate (TD).
“Hasil akhir pertandingan Porprov VI Banten berdasarkan laporan dari TD secara tertulis dan itu yang jadi pegangan kami ketika menginput perolehan medali. Kalaupun ada informasi terkait hasil selain dari TD, tidak bisa jadi acuan. Dasarnya laporan TD dari masing-masing cabang olahraga,” ucap Ketua Panitia Besar Porprov VI Banten, Sachrudin, kemarin.
Sachrudin menjelaskan, update perolehan medali dalam standar penginputan data hasil pertandingan setiap harinya, di setiap akhir pertandingan ini berdasarkan hasil laporan panitia secara tertulis. Jadi, selalu update setiap harinya pukul 21.00 WIB. Jika, panitia belum menyerahkan hasil pertandingan hingga pukul 21.00 WIB, akan diinput keesokan harinya.
“Selain di web resmi Porprov, kami publish juga di Instagram Porprov dan whatsapps group PIC kabupaten kota. Bahkan di WA grup PIC dan TD dilampirkan juga hasil klasemen sementara setiap cabornya,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota Bidang Pertandingan Panitia Porprov VI, Arsani Maidi menyebutkan, sehingga dengan cara seperti tersebut dapat diketahui. Serta juga yang sudah masuk ke bidang pertandingan berdasarkan laporan dari TD.
Terkait dengan TD yang terlambat melaporkan hasil pertandingan pada hari itu melewati pukul 21.00 WIB, disebutkan Arsani, penginputan dilakukan keesokan harinya.
“Jika TD telat melaporkan hasil pertandingan pada hari itu sampai jam 21.00 WIB, maka kami input dan kami update pada keesokan harinya,” tegasnya.
Diketahui, per tanggal 27 November klasemen sementara perolehan medali Porprov masih didominasi Kota Tangerang sebanyak 556 medali 226 emas, 174 perak, 156 perunggu.
Posisi dua klasemen ditempati Kabupaten Tangerang dengan memperoleh 434 medali dari hasil koleksi 155 emas, 141 perak, dan 138 perunggu. Selanjutnya di posisi tiga ada Kota Tangsel yang meraih 340 medali dari 86 emas, 102 perak, dan 152 perunggu.
Sedangkan di posisi keempat klasemen diduduki Kota Cilegon dengan raihan 274 medali dari 72 emas, 91 perak, 111 perunggu. Lalu posisi kelima ada Kabupaten Serang yang sudah memperoleh 196 medali dari 45 emas, 51 perak, dan 100 perunggu.
Di posisi keenam ditempati Kota Serang yang meraih 187 medali usai menyabet 43 emas, 54 perak, dan 90 perunggu. Sementara posisi ketujuh diduduki Kabupaten Lebak yang telah memperoleh 166 medali dari 34 emas, 39 perak, dan 93 perunggu.
Di tempat terakhir ada Kabupaten Pandeglang yang berada di posisi kedelapan dengan raihan 120 medali dari hasil koleksi 15 emas, 24 perak, dan 81 perunggu. (hisyam)






