BANTEN,PenaMerdeka – Ahmad Fauzi Ketua DPW PKB Provinsi Banten, saat Raker Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) menjelang pesta demokrasi 2024 menyeru kepada kader bakal calon legislatif (Bacaleg) agar bekerja maksimal. 

Dia menekankan, memasuki tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 para Bacaleg PKB bekerja secara rasional. 

Sebanyak 100 Bacaleg dan pengurus DPC PKB se-Banten yang hadir dalam acara Rakor LPP DPW PKB Banten tingkat DPRD Provinsi ini diharapkannya juga untuk rasional dalam cost politic (biaya kerja pemenangan). 

“Uang bukan segalanya. Tapi kita harus berpikir rasional, jangan menghamburkan hamburkan uang! Harus tepat dikeluarkannya,” kata Ahmad Fauzi dalam sambutan Raker LPP DPW PKB Banten di Kantor DPW PKB Banten, Cipocok, Kota Serang, Senin (23/1/2023). 

Kata pria yang juga tercatat anggota DPRD Banten ini, seorang dewan adalah bentuk keharuman. Maka jalinlah silaturahmi dengan konstituen lantaran seorang caleg, kata Ahmad Fauzi merupakan kepanjangan tuhan yang notabene berbicara membela hak orang. 

“Jangan rendahkan profesi orang. Mereka adalah calon pemilih kita. Jangan emosional harus kedepankan rasional,” tukasnya menyebutkan. 

Dalam himbauannya Ahmad Fauzi juga mengatakan, seorang caleg tidak harus bersikap jumawa. Sebab, dia mencontohkan pengalaman kasus saat pemilu 2014 lalu, secara jabatan dan finansial cukup signifikan. Hanya saja banyak evaluasi yang diambil saat dirinya tidak diterpilih menjadi wakil rakyat dari PKB saat Pileg 2014 silam. 

Dia menambahkan, meski tidak tercatat menjadi anggota dewan tetapi silaturahmi tetap berjalan. Kemudian saat Pileg 2019 Ahmad Fauzi mengklaim mencoba dengan strategi metode data calon pemilih. 

“Maka harus mengantongi data pemilih. Dituliskan di buku. Kalau perlu (buku, red) yang panjang. Catat nama keluarga, teman, data tokoh. Siapa tokoh? Yakni orang yang mempunyai potensi suara minimal 10 orang, jangan lupakan ini yah. Lalu datangin, jalin silaturahmi minta doa dan dukungan mereka dengan kerja nyata,” ucapnya. 

Kemenangan itu sesuatu yang rasional, dengan kajian pemengan yang ilmiah. Maka para caleg itu menurut politisi kelahiran Maret 1969 ini, sebagai caleg mulai berpikir proses tidak mistis.

Ahmad Fauzu menegaskan, tidak melulu mengedepankan emosional, dalam proses pencalegan yang dihadapi adalah massyarakat yang mempunyai karakteristik. 

“Secara cost politic, manusia bersifat sama yakni mengantongi kebanggan. Artinya banggakan lalu penuhi keperluannya secara rasional sesuai kebutuhan konstituen kita,” katanya. 

Dia juga meminta agar DPC PKB kota dan kabupaten di Banten mampu menggelar acara serupa. Hal itu supaya pembekalan bacaleg bisa dijalankan sesuai dengan kondisi saat ini. 

“DPC bikin acara juga yah, sama kayak yang dilakukan LPP DPW PKB Banten sekarang. Yang bikin harus LPP kota kabupaten masing masing supaya harapan memenangkan pemilu nanti bisa diraih,” katanya meminta. (hisyam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *