KOTA DEPOK,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperketat izin kegiatan study tour buntut kecelakaan maut bus Trans Putera Fajar yang mengangkut pelajar SMK Lingga Kencana Depok di kawasan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang mengakibatkan 11 orang tewas.
“Sangat memperketat, kalau enggak layak ya enggak bisa. Enggak diizinin suruh pulang demi keselamatan anak-anak kita,” tegas Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Selasa (14/5/2024).
Imam mengatakan, tim khusus dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok akan mengecek kelayakan bus yang akan mengangkut pelajar hendak study tour hingga perpisahan dan bila tak layak jalan akan disuruh pulang.
“Iya ada tim dari Dinas Perhubungan untuk mengecek kelayakan sebuah bus mengantarkan anak anak kami study tour. Harus ke Dishub dulu biar nanti kalau tidak layak suruh pulang,” ujarnya.
Imam menambahkan, Bus Trans Putera Fajar yang belakangan tak diketahui tidak layak jalan dan uji KIR telah kadaluwarsa itu luput dalam pengecekan dan dirinya baru mengetahui bus tersebut berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.
“Kayak kemarin kan gitu nggak layak tuh harusnya kemarin ada pengecekan, tapi karena kemarin nggak ada terjadilah kecelakaan itu dan kami imbau agar menunda perjalanan jika bus yang akan beroperasi tidak layak jalan,” tukasnya. (wi)






