Ini Langkah Strategis Perumda TB Kota Tangerang untuk Ekspansi Layanan SPAM Warga

PENUHI TARGET PERUMDA TB UNTUK PELAYANAN MAKSIMAL

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Jangkau peningkatan kerja pelayanan pengguna air bersih yang lebih luas sedang digenjot Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang.

Adanya program strategis nasional (PSN) untuk offtakers Karian – Serpong, Pemkot Tangerang melalui Perumda TB serta pemerintah pusat adalah target mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bagi warga Kota Tangerang.

Nantinya menurut Doddy Effendi Direktur Utama (Dirut) Perumda TB Kota Tangerang, pihaknya bakal melakukan ekspansi pelayanan air bersih yang menjangkau seluruh di Kota Tangerang.

Dikabarkan sebelumnya, Perumda TB Kota Tangerang mendapatkan hibah IPA Sitanala berkapasitas 500 l/d dari pemerintah pusat. Hibah tersebut digelontorkan melalui Kementerian PUPR yang belum lama ini diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

IPA Sitanala yang nantinya akan di gunakan untuk mensuplai air bersih ke wilayah zona 2. Yaitu meliputi empat kecamatan. Diantaranya Kecamatan Karawaci, Kecamatan Cibodas, dan Kecamatan Periuk serta Kecamatan Jatiuwung.

“Proses pembangunannya sedang berjalan, dan semoga selesai tepat waktu,” ungkap Dirut Perumda TB Kota Tangerang Doddy Effendi kepada penamerdeka.com, Kamis (29/5/2024).

img 20240529 162945
IPA Sitanala Kota Tangerang. (Dok Hisyam/PenaMerdeka)

Selain mendapat hibah dari Kementerian PUPR, Perumda Air Minum TB Kota Tangerang juga memperoleh hibah sebanyak 51.415 pelanggan dari Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang. Diketahui Perumda TB belum memiliki jaringan pipa (JDU) untuk mengaliri ke wilayah yang sebelumnya di bawah pengelolaan Perumda TKR.

“Perumda TB Kota Tangerang membuka kerja sama melalui badan usaha yang sudah kami umumkan tahun lalu,” ungkap Doddy Effendi.

Lebih jauh menurut pria yang sebelumnya menekuni profesi pengacara ini menjelaskan, proses pengadaan badan usaha Perumda Tirta Benteng meminta pendampingan Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan Negeri kota Tangerang.

Tidak sampai di situ, pihaknya juga kemudian mengajak BPKP Provinsi Banten, Kementerian PUPR melalui Dirjen Pembiayaan serta Inspektorat Kota Tangerang untuk mengawasi jalannya proyek strategis kebutuhan dasar masyarakat ini.

Doddy Effendi melanjutkan, untuk proses pengembangan ini, pihak Perumda TB Kota Tangerang juga meminta jasa pendampingan dari Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pasalnya, selain menghindari potensi kerugian negara, tentunya untuk mendapatkan mitra kerja yang terbaik dengan standar kualifikasi sesuai kebutuhan. Dan juga PT LAPI ITB telah mengantongi pengalaman serta kemampuan dalam mengolah SPAM untuk wilayah pelayanan di zona 2 dan zona 3 nantinya. (red)

Disarankan
Click To Comments