Disdik Kota Tangerang Siapkan Skema Program Makanan Bergizi Gratis Bagi Siswa

MULAI DITERAPKAN DI BULAN AGUSTUS

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, Banten menyiapkan skema program pemberian makanan bergizi gratis. Program itu akan menyasar kepada seluruh pelajar mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Disdik Kota Tangerang, Jamaluddin menyebutkan program itu guna menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa secara optimal. Selain itu, upaya ini juga bisa membantu mengurangi angka absensi siswa karena sakit dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Ini adalah langkah yang positif untuk memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan siswa, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di kalangan generasi muda,” ucapnya usai membuka kegiatan gerakan sekolah sehat digelar di Lapangan Sepak Bola Mini Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Selasa (11/6/2024) pagi.

Jamaluddin mengatakan, skema pemberian makan bergizi gratis tersebut akan mulai diterapkan pada bulan Agustus 2024 mendatang. Nantinya, program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Tangerang 2024.

“Nanti itu di anggaran perubahan terkait makan sehat gratis sesuai arahan pemerintah pusat. Jadi harapan kita dengan adanya program ini untuk mendorong pendidikan kesehatan di sekolah-sekolah, meliputi sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan lingkungan yang sehat di Kota Tangerang dan serentak se-Indonesia,” paparnya.

Jamaluddin menambahkan, untuk varian menu makanan Disdik bersama Dinas Kesehatan tengah melakukan kajian untuk menentukan kandungan gizi maupun protein. Sebab juga, makanan bergizi bagi siswa ini nantinya akan menjadi proyek percontohan program serupa secara nasional.

“Dimana, pemberian makan bergizi gratis bagi ini akan mengurangi para pelajar untuk mengkonsumsi junk food ataupun fast food. Karena didalam situ mengandung zat kimiawi berbahaya bagi tumbuh kembang anak-anak kita nanti,” tukasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments