BANTEN,PenaMerdeka – Hasil survei lembaga konsultan politik kepada bakal calon gubernur (Bacagub) Banten periode 2024-2029 beberapa waktu lalu menunjukan Airin Rachmi Diany unggul atas Andra Soni.
Andra Soni yang dalam Pilgub nanti diusung Partai Gerindra serta Koalisi Banten Maju (KBM) menyebut adanya dinamika dan konstelasi politik menunjukan angka perubahan rangking survei Bacagub.
Pasalnya Dia beralasan, gerakan sosialisasi sapa warga, Andra Soni menyapa dan bentuk pengenalan lain yang dilakukan unsur partai, jaringan serta relawan yang bahkan telah terbentuk sejak pilpres kini semakin masif bergerak masuk ke ceruk setiap segmen pemilih memenangkan Pilgub Banten yang disokong KBM.
Ada pola yang terkonsentrasi pengenalan kepada titik massa dan pergerakan kanvasing dor to dor menyapa ke setiap rumah pemilih untuk mengenalkan pasangan calon.
“Setiap hari kita bergerak. Bukan gerakan tunggal, bergeraknya kolektif di delapan kota dan kabupaten se-Banten. Lalu bukan satu kelompok, tapi berkelompok kelompok, kita juga kan ada 65 dewan, lantas banyak tim lain yang berbeda beda lagi bergerak di semua wilayah setiap hari,” ungkap Andra Soni, Selasa (13/8/2024).

Dia menegaskan, menjelang pendaftaran Bacagub ke KPU sejatinya momen ‘sapa warga’ menjadi ajang pemanasan juga sebelum nanti masuk ke masa kampanye di Pilgub Banten.
Sebab selain itu kata Dia, yang sedang dilakukannya sekarang potensial mempengaruhi tingkat kesukaan masyarakat terhadap cagub Banten. Andra meyakini optimis bakal ada perubahan capaian popularitas elektabilitas yang signifikan.
“Survei kita kan akhirnya naik terus. Apalagi ceruk ceruk saya pas satu bulan lalu baru dijangkau 45%, artinya ceruk saya masih lebar sekitar 55% lagi yang harus dijamah buat pengenalan. Nah ini sedang masif dilakukan untuk target elektabilitas,” beber Andra.
Ditanya soal survei Airin Rachmi Diany yang dikeluarkan sejumlah lembaga konsultan politik kemudian dirilis juga oleh Litbang Kompas mencatat nama politisi Golkar tersebut unggul atas dirinya, Andra Soni berpendapat, banyak analisis menyebut bahwa mengantongi modal popularitas tidak cukup gampang menang di Pilgub Banten nanti.
Dia menambahkan, proses pencalonan Pilgub Banten yang digelar 27 November mendatang mempunyai banyak hal yang bisa mempengaruhi proses menang seorang kandidat.
Contoh faktor konstelasi politik yang berkembang awalnya dirinya disebut tidak populer, tetapi mampu mendapat dukungan dari banyak partai pengusung. Hal lain adalah faktor kerja kerja politik mengenalkan karakter, visi dan misi bakal calon.
“Kalau pengenalan Airin sudah dimulai tiga tahun lalu. Saya kan baru beberapa bulan. Tiga tahun sama pengenalan yang baru tiga bulan berbeda. Sekali lagi, karena pengenalan masif Alhamdulillah survei kami terus bergerak naik signifikan. Strong voters kalau didalami bisa jadi sekarang ini beralih kepada kami. Meski awalnya dianggap gak populer tetapi fakta politik didukung 10 partai,” ucap Andra menjabarkan.

Dia kembali meyakini, perhelatan pemilu termasuk Pilgub Banten mempunyai teori sama, ketika calon pemilih mendapat informasi program pembangunan dari media akan juga menambah kans pasangan Bacalon pilkada serentak nanti.
“Kan ada berdasarkan teori, banyak contoh yang terjadi juga. Fenomena bacalon Pilgub yang kalah juga terjadi saat Fauzi Bowo padahal petahana gubernur DKI Jakarta tetapi kalah dengan Jokowi,” ungkap Andra mencontohkan.
“Nah Alhamdulillah top of mind (pemilih tanpa iming-iming, red) kita sekarang sudah naik,” ujarnya.
Dia menegaskan, bersama tim sudan mengantongi hasil survei internal. Intinya dari dampak pergerakan, hasilnya mengalami kenaikan tetapi jadi rahasia internal tidak dipublikasi lantaran perihal strategi pemenangan Pilgub Banten nanti.
Selama beberapa kali terlibat di ajang pemilu seperti tiga kali proses pilpres dan mengikuti pilkada menurut Ketua DPRD Banten ini berdampak keilmuan pemenangan kontestasi Pilgub Banten 2024 kali ini.
“Ya InsyaAllah ikhtiar ini berdampak signifikan. Karena kita juga kerap ikut pemenangan pilpres dan pilkada. Alhamdulillah dapat pembelajaran dari proses itu yah,” tandasnya. (red)







