BANTEN,PenaMerdeka – Merangkum kontelasi alias perjalanan Pilgub Banten 2024 sempat mencatat panas dinginnya suhu politik tanah jawara. Kompetisi kepentingan linier Pilkada serentak di delapan (8) kota dan kabupaten se-Banten juga tidak kalah panas dingin.
Singkat cerita di puncak pelaksanaan pilkada serentak 27 November 2024 pasca pencoblosan, sejumlah lembaga survei juga merilis hasil quick count (QC) duel Pilgub Banten. Yakni rivalitas Airin Racmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Acmad Dimyati Natakusumah.
Hasilnya, dari 100% data masuk quick count Charta Politika hingga Kamis (28/11/2024) pukul 15:00 WIB saat itu, sudah menunjukkan Andra Soni dan Dimyati mendulang suara signifikan sebanyak 57,52 persen atas Airin-Ade Sumardi.
Perolehan suara yang juga dicatat KPU pada Pilgub Banten pun menunjukan keunggulan Andra-Dimyati. Lagi lagi melaumpaui perolehan Airin-Ade Sumardi. Andra-Dimyati mendapat total 3.102.501 suara atau senilai 55,88 persen.
Sementara Paslon nomor urut 1 Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi berhasil mengantongi 2.449.183 suara atau sebanyak 44,12 persen.
MENOLAK LUPA JARAK SURVEI
Sebelumnya, kabar kemenangan Andra dan Dimyati versi quick count di kontestasi Pilgub Banten 2024 cukup menghentakan perpolitikan tanah air.
Bagaimana tidak, komposisi antara mantan ketua legislator Banten dan eks Bupati Pandeglang dari awal sebelum perhelatan Pilgub tidak diperhitungkan. Duel melawan Airin Rachmi Diany disebut tidak sebanding.
Ahmad Basarah Ketua DPP PDI Perjuangan mengaku heran atas keoknya kandidat yang diusung partai Banteng kepada Airin-Ade Sumardi di Banten. Dia mengatakan ironis, dan terjadi anomali pada perhelatan Pilgub yang di atas hitung kertas menang. Karen kala itu secara survei Cagub Banten nomor urut satu (1) jelang pencoblosab masih berlabel juara dengan elektabilitas sebesar 38,3%.

“Realistis nggak, sebuah hasil survei yang hampir satu minggu, melaporkan perbandingan yang sangat signifikan antara proses survei suara Airin dengan kandidat yang lainnya, di atas 70 persen ke atas, kemudian hanya dalam waktu beberapa hari saja bisa berubah secara signifikan, (ini) anomali yang kedua,” ucap Basarah satu hari pasca pencoblosan.
Dan jauh sebelum tahapan resmi bergulir, Cagub Andra Soni pada survei oleh Litbang Kompaa Juli 2024 sudah ‘ditinggal’ dengan Airin. Pria sederhana itu tetap dianggap tidak bakal mampu menggeser hegemoni Dinasti Ratu Atut di Banten.
MENGUAK SKENARIO TAKDIR POLITIK ATAU SURVEI?
Terlepas taksiran mumpuni pengamat politik, atau sekaliber keilmuan konsultan memberikan peta survei pemenangan, konstelasi politik Pilgub Banten yang berkembang saat itu merupakan signal kuat kerja pemilik semesta alam. Hal ini mestinya tidak luput bagi insan menjadi materi yang didiskusikan secara publik.
Tim redaksi penamerdeka.com coba sedikit menggali dari sisi lain dibalik konstelasi perhelatan Pilgub yang diambil dari sejumlah sumber. Karena melakoni dunia politik pun tidak hanya perlu mengetahui namun juga harus mengimani perihal ketetapan dan kekuasaan Tuhan.
Syarifudin (49) salah seorang nara sumber kalangan peneliti Sosbud Agama berpendapat, lingkup kehidupan sosial apapun termasuk masuk ke ranah politik harus penguatan nilai agama. Kecenderungan konflik sosial kemudian prilaku koruptif yang terjadi salah satunya karena pendalaman nilai agamis yang minim.
Tidak harus menutup diri dari kehidupan sosial. Karena manusia berangkat tak lepas merupakan mahluk yang harus berinteraksi secara sosial. Artinya dunia tidak mesti ditinggalkan lantaran justru menjadi sumber bekal.
Sebab kata Syarifudin, sehingga manusia tidak kehilangan visi misi hidup lantaran sepenuhnya akan ditinggalkan.
Dia menambahkan, melakoninya harus cerdas, sesuai agreement dengan Tuhan yang sudah dipersaksikan murni sebagai hamba. Tinggal memilih sesuai passion mana yang potensial dijadikan ladang tiket persiapan kelak berpulang kampung yang hakiki, yaitu alam akhirat.
“Dunia itu kalau ruhani tidak siap menseleksi lalu tak pandai juga mengkonversi tindakan menjadi nilai ibadah hanya karena Allah semata rawan bakal terjebak. Sebab dunia dan syetan itu sebelas dua belas (sama saja) yang selalu terus menggoda (menjerumuskan) manusia hingga jelang ajal manusia datang dijemput. Benteng diri harus kuat,” ucapnya, Selasa (10/12/2024) malam.
Syarifydin melanjutkan, dalam QS. Fatir Ayat 5 telah diterangkan perihal antisipasi manusia terhadap dunia dan sepakterjang syetan. Untuk itu Allah SWT dalam firmannya memberi warning:
“maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.” (QS. Fatir:5)
Karena sempat terdapat beragam episode politik yang menggoda saat pesta Pilgub Banten berlangsung, kalau qolbu kita menurut Syarifudin, tidak bisa menjangkau itu padahal skenarioNya sengaja diciptakan apakah menjadi ladang amaliah atau sebaliknya, itu tidak lepas atas kehendak-Nya.
Sehingga kata dirinya, menjadi perhatian untuk pelaku politik, politisi, timses, tim jaringan, penyelenggara, pengawas dan siapapun. Maka itu tidak ada kata telat untuk bermuhasabah diri (koreksi qolbu).
“Emang kita mau terus sibuk berpolemik dengan hasil survei dan siapa yang menang? Ini atas izinnya yang maha penguasa. Jangan jangan lantaran ke-akuan nya (sombong diri) masih melekat, lupa alias terhijab terdingding di qolbu tidak mengakui apapun ketetapan. Mawas dirilah kita ini siapa dan dari mana akan pulang kampung kemana. Ini bahaya, kalau dibiarkan harus dihujah dengan muhasabah diri,” ucapnya.
Terlepas dari hasil, dirinya mengaku tidak berpihak. Berdiri independent murni tidak dukung mendukung calon di pesta Pilgub Banten. Sebab mengetahui ilmu kejadian diri manusia berasal penting agar nanti menekan selisih paham.
“Man Arafa Nafsahu Faqad Arafa Rabbahu”
“Siapa yang mengenal dirinya, maka berarti telah mengenal Tuhannya.”
“Insya Allah kalau sudah kenal dirinya maka kenal segala kekuasaan dan ketetpan Allah,” ungkap Ustad Udin.
Pada Tafsir al-Jalalain /Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi menyebutkan tentang kekuasaan Allah Azza wa Jalla dengan firmannya yang berbunyi:
Wallāhu khalaqakum wa mā ta’malụn (QS. 37:96)
“Padahal Allahlah yang telah menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat itu”.
Allah tidak sekedar menciptakan manusia sebagai hamba, tetapi kepada hal lain juga Dia lah yang maha berkehendak.
Meskipun, dari sejumlah obrolan warung kopi masyarakat Banten yang berhasil ditemui tim redaksi, proses Pilgub tidak sedikit menyimpulkan takdir telah menetapkan pemimpin di provinsi sejuta santri ini.
“Takdir itu (gubernur dan wakil gubernur, red) ada proses rahasia hak kekuasaan. Lagian ada tujuan pengurusan berkesinambungan. Sesuai kehendak Allah yang pasti bernilai hanya saja hambanya enggan mengakuinya,” tukas Syafrudin yang berdomisili di bilangan Banten saat bincang tauhid kopi politik.
Dia juga mengajak masyarakat agar jangan alergi membahas pandangan tauhid atau kekuasaan Allah.
“Kalau merasa kecewa jagoannya kalah mungkin merasa ada keganjilan wajar. Tapi masa sih antar kubu atau menantu dengan mertua, kawan dan sesama tetangga ribut berkepanjangan, jangan sampai lah yah. Cuma gara gara beda pilihan ributnya kelamaan. Kalau sudah tahu bahwa ini perannya Allah maka bisa diminimalisir dan sudahi,” tukas ustad yang kerap mengisi tausiyah ini.
Kekalahan Airin dan Ade Sumardi tentunya terkandung kebaikan yang tidak gamblang dilihat untuk kita.
“Pasti ada makna. Dan Insya Allah sang Rabbul Alamin sayang karena ada tujuan yang bagus,” ucapnya singkat.
Sementara kemenangan Andra-Dimyati di Pilgub Banten merupakan catatan pintu agar bisa mengabdi kepadaNya. Menurutnya sepanjang tugas jadi pemimpin dijalankan dengan amanah maka ini petanda bau syurga untuk keduanya.
“Insya Allah untuk keduanya taufik hidayah ketika nanti sudah bertugas menjadi gubernur dan wakil Banten. Yang penting amanah atau adil Insya Allah mencium baunya Syurga,” ujar ustad Udin.
Pasalnya, seperti yang disabdakan Rosululloh SAW ketika pemerintahan berlaku adil bersih untuk kemakmuran maka para pemimpin akan mendapat jaminan yang layak di akhirat.
Meski dalam menjalankan tugas tidak segampang membalikan telapak tangan, yang penting memulainya karena ikhlas. Berpatokan kepada sunah Rosululloh yang merupakan suri tauladan bagi kita yang patut ditiru.
KEHIDUPAN ZAMAN NOW DAN AZALI
Berdasarkan istilah tauhid, takdir kata Syafrudin hal yang telah ditentukan Allah SWT sejak zaman azali atau zaman sebelum diciptakannya seluruh ciptaan-Nya.
Ajaran Islam mengenal dua macam takdir, yaitu takdir muallaq atau takdir yang masih dapat diubah melalui ikhtiar serta takdir mubram yang tidak dapat diubah seperti urusan kematian. Artinya, semua arena kehidupan termasuk gelanggang politik pun tak lepas dari circle takdir dan af’al (segala perbuatan) pemilik alam.
KENAPA ANDRA SONI, KOK BUKAN WH ATAU SI DOEL?
Kalamulloh yang tercantum dalam QS Al Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi) menegaskan bahwa yang mengurus kehidupan mahluk dan semesta alam adalah Allah SWT.
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.”

“Kenapa tidak Wahidin Halim (WH), kok bukan juga misalkan Rano Karno alias Si Doel yang punya elektabilitas tinggi. Tapi justru Si Doel nyebrang bertarung di Pilkada Jakarta. Katanya dia salah satu yang potensial menyaingi Airin saat itu kan? Atau bukan Arief R Wismansyah tetapi gak bisa maju Pilgub Banten juga katanya sempat punya syahwat politik jadi calon. Sebab Arief punya popularitas dan logistik, ini pasti ada rahasia dan pastinya prerogatifnya Allah. Faktanya Andra Soni yang dipercaya meski awalnya diragukan,” ucap Syafrudin menambahkan.
Kata Ustad yang mendalami ilmu hakekat tasawuf ini juga menegaskan, Allah akan mudah menjatuhkan dan mengangkat derajat manusia. Dengan kekuasaan yang dimilikiNya, lantas sesuai siapa juga yang dikehendakiNya. Karena bagi Allah sangat gampang memuliakan manusia dan menjatuhkannya.
Ustad Udin menerangkan hal ini dalam firman Surat Ali Imran Ayat 26:
qulillâhumma mâlikal-mulki tu’til-mulka man tasyâ’u wa tanzi’ul-mulka mim man tasyâ’u wa tu’izzu man tasyâ’u wa tudzillu man tasyâ’, biyadikal-khaîr, innaka ‘alâ kulli syai’ing qadîr
Artinya:
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu lah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Pembuktiannya Andra Soni yang diamanahkan imbas lingkaran kerjaNya maha penguasa. Dalam banyak pemberitaan padahal berangkat dari keluarga yang pas-pasan minim logistik. Tetapi karena kekuasaaNya ternyata membalikan prediksi politik di Banten. Tidak akan terjadi kalau bukan tanpa seizinNya.
“Tinggal kita berdoa selepas Bu Airin legowo tidak ada gugatan perkara Pilgub ke MK. Nah Bang Andra dan Dimyati sudah siap siap loh bangun Banten. Dukunglah, masalahnya, saya blak blakan saja sempat beredar banyak oknum pejabat di Banten orientasi gemar ‘berbisnis walaupun sudah punya tunjangan dan pendapatan layak. Mainsetnya harus dirubah jangan jadi calo calo proyek APBD,” kata Ustad Udin meringkas.
Ustad Udin menyarankan agar ambil momen pasca setelah ada keputusan bisa menjadi jemhatan mengabdi. Sebagai masyarakat juga menurutnya bisa membantu sesuai passion yang dimiliki. Lantaran kemaslahatan bagian penghambaan manusia kepada sang Khaliq.
“Oknum pejabat yang mentalnya berbisnis minggir. Lihat rakyat butuh sentuhan langsung untuk makmur. Tidak mesti malahan bikin ribed pemimpin baru,” ungkap Ustad Udin.
Berpasangan dengan Dimyati Natakusumah, Ketua DPD Partai Gerindra Banten telah dinyatakan menang versi quick count sejumlah lembaga konsultan dan real count resmi KPU dalam Pilgub Banten 2024.
“Alhamdulillah, tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. Maka Allah akan memberikan jalan,” kata Andra yang beberapa hari pasca Pilgub langsung menunaikan ibadah Umroh ke tanah suci.
AIRIN-ADE SATU FREKUENSI DEMI BANTEN
Sementara Airin dan Ade Sumardi dalam unggahan video yang tersebar pada Selasa (10/12/2024), mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya dalam Pilgub Banten. Episode perjalanan politik merupakan salah satu jalan kehidupan.
Kata Airin menambahkan, kemenangan Andra-Dimyati telah melewati proses yang diizinkan Allah SWT. Kendati kubunya sempat merasa terdapat anomali yang kedepan perlu dikoreksi agar perjalanan demokrasi lebih maju.

“Sejumlah kata bahkan digambarkan oleh banyak politisi peneliti hingga pengamat di media massa. Mengejutkan, anomali dan kata lain yang telah membaca banyak dugaan terkait hasil Pilkada kita. Semua kita rasakan. Tetapi Allah mengizinkan ini semua telah terjadi,” tegas Airin.
Statmennya memberi satu frekuensi benang merah seperti yang disabdakan Rosululloh SAW. Dalam satu riwayat dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:
عَجِبْتُ لِلْمُؤْمِنِ، إِنَّ اللهَ لاَ يَقْضِي لِلْمُؤْمِنِ قَضَاءً إِلَّا كَانَ خَيْرًا لَهُ
“Aku begitu takjub pada seorang mukmin. Sesungguhnya Allah tidaklah menakdirkan sesuatu untuk seorang mukmin melainkan pasti itulah yang terbaik untuknya.” (HR. Ahmad, 3:117).
Lalu dalam hadis lain perihal pentingnya melakoni takdir yang harus diterima manusia dengan ikhlas adalah:
وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
“Dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim, no. 8)
Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Takdir itu tidak ada yang buruk. Yang buruk hanya pada yang ditakdirkan (al–maqdur, artinya manusia atau makhluk yang merasakan jelek).
Takdir jika dilihat dari perbuatan Allah, semua takdir itu baik. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, ‘Kejelekan tidak disandarkan kepada-Mu.’ Jadi, takdir Allah itu selamanya tidak ada yang jelek. Karena ketetapan takdir itu ada karena rahmat dan hikmah. Kejelekan murni itu hanya muncul dari pelaku kejelekan. Sedangkan Allah itu hanya berbuat baik saja selama-lamanya.” (Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyyah, hlm. 88).
Airin dan Ade Sumardi legowo bahwa kompetisi telah berakhir. Dari perjalanan bathin Airin sehingga keduanya mengklaim tidak akan melakukan upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Saya menangkap suasana kebatinan yang luar biasa,” ucap Airin dikutip dalam videonya.
Airin-Ade Sumardi berjiwa besar memberi pembelajaran kesadaran masyarakat Banten agar mampu menerima keadaan apapun. Sebab, dengan kekuasaNya telah menentukan Andra Dimyati calon pemimpin Banten periode 2024-2029.
Eks Wali Kota Tangerang Selatan dua periode ini telah memberi selamat kepada Andra-Dimyati yang dinyatakan menang oleh KPU pada Pilgub Banten 2024. Kedepan lebih mensuport proses pembangunan di Banten.
BANTEN BALDATUN THAYYIBATUN WA ROBBUN GHOFUR
Provinsi yang berdampingan dengan Jakarta dan mengantongi alam melimpah ini juga mempunyai rasa merindukan masa kejayaan Banten.
Dibawah gubernur dan wakil gubernur Andra Soni-Dimyati Natakusumah serta semua elemen, pasca Pilgub Banten mampu membangkitkan rekonsialiasi untuk Banten yang baldatun thayyibatun wa robbun ghofur.

Beberapa pendapat ahli dan ulama tafsir, penggambaran baldatun thayyibatun wa robbun adalah kalimat yang muncul dalam pembahasan i’jaz Al-Quran.
“Sungguh, pada kaum Saba’ benar-benar ada suatu tanda (kebesaran dan kekuasaan Allah) di tempat kediaman mereka, yaitu dua bidang kebun di sebelah kanan dan kiri. (Kami berpesan kepada mereka,) “Makanlah rezeki (yang dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman), sedangkan (Tuhanmu) Tuhan Yang Maha Pengampun.” (QS. Saba: 15)
Yaitu, cerita yang pernah dialami oleh umat masa lalu dan oleh Allah secara khusus dilukiskan dalam Al Quran. Menurut ulama, hal ini wajib ditiru maka itu kerap dilantunkan dalam doa dan acara resmi pemerintahan demi kemaslahatan.
Dalam surah itu digambarkan Saba merupakan sebuah negeri yang mengumpulkan kolaborasi antara kebaikan alam. Serta tabiat pemimpin yang amanah. Rakyatnya pun diceritakan patuh. Kemudian bersyukur atas semua bentuk karunia yang baik dan tidak oleh Allah SWT. Wallahu A’lam Bishawab. (red)







