KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Toko Buku Ali, yang berdiri sejak 2007 silam masih konsisten menjajakan ribuan komik dengan beragam jenis dan genre cerita yang tersaji di dalamnya di tengah gempuran era digitalisasi saat ini.
Yap, terletak di salah satu sisi Jalan KH. Hasyim Ashari, tepatnya pada persimpangan lampu merah bilangan Ciledug, Kota Tangerang, Banten tersebut membawa kesan tersendiri.
Bukan tanpa sebab, para pengunjung ke Toko Buku Ali biasanya membeli koleksi komik lama alias jadul untuk membawa kesan bernostalgia seperti pada masa kanak-kanak.
Komik merupakan kumpulan gambar dan tulisan yang disusun menjadi sebuah kisah, yang mana cerita menggunakan bahasa sehari-hari dengan isi ringan sehingga mudah dipahami pembaca.
Komik sendiri adalah jenis buku memberikan kesan tersendiri bagi para penggemarnya lantaran mereka dapat membaca dalam beberapa volume lalu mengoleksinya.
Pemilik Toko Buku, Ali menyebutkan, konsumen terbanyak adalah anak kelahiran era 90an untuk bernostalgia lantaran dari para pengakuannya belum sempat mengoleksi, namun minim anak generasi terkini.
“Disini kami menjual beragam, ada komik dari Indonesia tahun 70an, Jepang, Korea, China, hingga Eropa yang kami jual mulai dari harga Rp4 ribu sampai dengan Rp10 ribuan,” ucapnya saat ditemui langsung PenaMerdeka.com, Senin (28/7/2025).
Tidak hanya menyajikan koleksi komik saja yang diburu penggemar tersendiri, namun tokonya juga menajajakan buku dongeng, novel, biografi, motivator, ensiklopedia, risalah nabi, islami, dan lainnya.
MENYESUAIKAN ZAMAN JADI JALAN CUAN

Namun selama berjualan Ali mengatakan, sempat terdapat tahun di mana komik mengalami masa jayanya yakni pada 2010 ke bawah yang mana berdampak pada penjualan semakin meningkat.
“Pada waktu itu sehari bisa 50 sampai 100 buku komik terjual, di sekitar wilayah Tangerang lalu menjamur toko yang menjajakan buku komik,” katanya.
Namun massa emas itu mulai memudar lantaran penjualan tidak lagi ramai, Ali pun kini menawarkan koleksi bukunya melalui jejaring media sosial seperti Facebook dengan akun @AliUmar, dan memesan dengan WhatsApp dengan nomor 081270407444.
“Alhamdulillah untuk omset dari berjualan online bisa mencapai Rp3 juta sampai Rp10 juta tergantung stok barang sih ya, karena kan sekarang jaman digital, jadi kita menyesuaikan yah,” ungkapnya.
“Tapi kalau pembeli langsung sekarang ini paling 3 sampai 4 orang hari biasa selain bukan untuk tugas sekolah yah, paling ramai untuk sekarang 10 orang yang datang langsung membeli buku-bulu,” sambungnya.
Ali menambahkan, dirinya berharap kepada pemerintah setempat agar lebih menggerakkan lagi budaya literasi kepada generasi penerus yang kini mulai memudar ditengah perkembangan zaman digitalisasi. (Hisyam)







