JAKARTA,PenaMerdeka – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sampai 18 Januari 2026.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, yang mana sebagian besar wilayah tersebut masih berpotensi diguyur hujan.

“Dalam sepekan ke depan potensi hujan ringan hingga lebat masih diprediksi dapat terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek, dengan potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek pada periode 12-66 Januari 2026,” ucapnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/1/2026).

Ida menjelaskan, hal tersebut lantaran kondisi atmosfer saat ini masih menunjukkan pembentukan awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Jabodetabek sehingga potensi hujan lebat masih dapat terjadi hingga sepekan ke depan.

Sebelumnya, fenomena hujan lebat yang terjadi pada Senin (12/1/2026) kemarin karena adanya kombinasi penguatan angin antara Monsoon Asia dan adanya daerah tekanan rendah di wilayah timur Australia.

Sehingga, Ida menjelaskan dengan kondisi dua angin tersebut membentuk dinamika atmosfer yang memicu cuaca ekstrem terjadi.

Menurut Ida, penguatan dua sistem atmosfer ini membuat potensi hujan lebat di sebagian besar wilayah Indonesia meningkat, termasuk Jabodetabek yang juga berpeluang menyebabkan hujan dengan durasi panjang dan intensitas tinggi.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, termasuk risiko genangan, banjir, dan longsor di wilayah rawan.

“Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah dan aktivitas wisata,” pungkasnya.

BMKG juga bakal terus memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui kanal resminya yang bisa dipantau langsung.

Loading...