JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden Prabowo menggemakan semangat persatuan, menjaga republik, dan kekayaan bangsa dalam pidato acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, Tuhan telah memberi kekayaan alam yang melimpah tetapi bangsa masih menghadapi banyak kesulitan dan kelemahan, lantas Kepala Negara mengajak bangsa ini bersama bertekad menghilangkan kemiskinan dari Indonesia.
“Marilah kita bersatu. Kita harus menjaga republik ini, kita harus menjaga kekayaan bangsa kita, kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia Ini,” tegasnya.
Prabowo pun kembali mengutip kitab suci Al-Qur’an surat Ar Ra’d ayat 11 dalam menekankan komitmennya untuk memperbaiki berbagai masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita ingat dengan Surat Ar Ra’d ayat 11 yang menegaskan Allah Subhanahu wa ta’ala tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum tersebut mengubah keadaan diri mereka sendiri,” ujarnya.
Surat Ar-Ra’d ayat 11 dalam aksara Latin berbunyi, “lahû mu’aqqibâtum mim baini yadaihi wa min khalfihî yaḫfadhûnahû min amrillâh, innallâha lâ yughayyiru mâ biqaumin ḫattâ yughayyirû mâ bi’anfusihim, wa idzâ arâdallâhu biqaumin sû’an fa lâ maradda lah, wa mâ lahum min dûnihî miw wâl.”
Arti ayat tersebut dalam bahasa Indonesia adalah: “Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”







