JAKARTA,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menjalin kerja sama sister city dengan Provinsi Otonomi Khusus Jeju, Korea Selatan.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor strategis guna memperkuat posisi Jakarta dalam persaingan kota global di masa depan.
“Yang dikerjasamakan, yang pertama, berkaitan dengan pariwisata. Kemudian, berkaitan dengan energi terbarukan, ekonomi digital,” ucap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (26/4/2026).
Pramono menilai Jeju sebagai mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan.
Ia pun optimistis kolaborasi ini akan mengakselerasi visi Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 besar kota global (Top 50 Global Cities) pada tahun 2030 mendatang.
Secara prinsip, kerja sama ini juga akan menyentuh aspek hubungan antar-pemerintah, bisnis, hingga antar-masyarakat.
“Saya sungguh sangat gembira. Ini adalah sister city yang mudah-mudahan implementasinya di lapangan akan berjalan dengan baik, yang membawa manfaat dan keberuntungan dari kedua belah pihak,” ujar Pramono.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jeju Oh Young-hun yang berlangsung di KBRI Seoul, Sabtu, 25 April 2026.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi landasan kuat bagi kedua wilayah yang memiliki kemiripan tantangan geografis dan ambisi pengembangan ekonomi masa depan.
“Kami berkomitmen mewujudkan masa depan yang lebih terhubung, inklusif, dan berkelanjutan bagi Jakarta dan Jeju,” pungkasnya.







