Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Kemenag Tangsel Klaim Program Sertifikasi Guru Sukses

0

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim kalau program yang dijalankan sukses. Seperti sertifikasi guru diniyah, tsanawiyah, dan lain sebagainya.

Begitupun uang tambahan untuk para guru di bawah kewenangan Kemenag Kota Tangsel. Tujuannya buat mensejahterakan guru.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kemenag Kota Tangsel Abdul Rojak mengatakan, menjelang akhir tahun ini semua program sertifikasi guru telah berjalan sesuai dengan agenda yang ada. Bahkan, tingkat keberhasilannya di atas 80 persen.

Ia pun berharap agenda tahun ke depannya bisa sukses seperti sekarang. Kunci keberhasilan itu terletak pada penyusunan program sertifikasi guru dan bagaimana mengimplementasikannya.

Apalagi agenda Kemenag selalu bertambah dan membutuhkan kerja ekstra. Jangan lagi ada kegagalan dalam setiap agenda yang ada.
“Saat penyusunan kita sudah bisa memperkirakan kalau sejumlah agenda bisa berjalan sukses. Ini dilihat dari laporan tahun sebelumnya,” kata Abdul Rojak, Jumat (30/9).

Rojak juga menjelaskan, agenda seperti penghulu mendapat uang transportasi Rp275 ribu per bulan. Dana tersebut diperuntukkan untuk penghulu yang mendatangi kediaman mempelai. Tidak ada lagi istilah uang untuk penghulu kalau menikahkan bukan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Semuanya tercatat dan bisa dipertanggungjawabkan. Ia pun meminta masyarakat untuk lebih berperan dan mengkritisi jika ada agenda Kemenag kurang berhasil.

Adanya kritikan ini bisa membuat jajarannya untuk lebih bekerja keras lagi. “Adanya masukan dari masyarakat terkait pelayanan di Kantor Kemenag menjadi cambuk untuk dapat bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya.

Dijelaskan Rojak, tidak hanya sertifikasi guru program yang berjalan tahun ini banyak skala prioritasnya. Kesejahteraan guru madrasah lebih mendapat perhatian. Infrastuktur sekolah di bawah Kemenag juga akan terus diperbaiki. Penambahan ruang kelas juga terus dimaksimalkan.

“Ini agar masyarakat bisa mendapat pendidikan layak khususnya dari sekolah berbasis keagamaan,” katanya. (deden)

PDAM Tirta Benteng
Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

id libero. Praesent ut ut massa