Ciptakan Lingkungan Wirausaha Pada Anak Sejak Dini !

Membangun lingkungan wirausaha terutama dengan menanamkan jiwa bisnis pada anak sangat bisa dilakukan sejak dini. Memang tak cukup dalam waktu singkat apalagi hanya sekedar teori tentu akan sulit dilakukan oleh anak.

Pada dekade lalu setiap orang tuan akan merasa senang ketika mengetahui bahwa anaknya memeliki cita-cita tinggi seperti menjadi insinyur, dokter atau pilot. Cukup jelas perbedaanya dengan orang tua masa kini yang cenderung lebih membebaskan pilihan profesi anak kelak.

Anggapan sebagian kalangan masyarakat yang mengatakan jika sukses merupakan bawaan orok seolah memiliki perekat yang kuat, pada kenyataanya jiwa wirausaha dapat di asah dan tak ada kaitan dengan masalah keturunan.

Pembentukan kegiatan kewirausahaan dengan kemampuan mengelola diperlukan oleh seseorang, bagi anak-anak menurut Elizabeth Santosa, psikolog Anak dan Keluarga dengan mengeksplorasi diri. Kemungkinan awalnya mereka tidak suka membuat sesuatu tetapi karena ada penghasilan ‘income’ di balik itu mereka jadi ingin mengembangkan diri.

“Misalkan anak SMP yang sudah kenal duit, Bintang korea menjadi idola mereka. Nah, mereka coba-coba menjual poster atau aksesoris bintang korea tersebut,” kata Elizabeth mengungkapkan.

Mempersiapkan karakter berwirausaha pada anak memang tidak dapat dilakukan dalam hitungan hari. Perlu pembiasaan dan pendampingan ketika proses tersebut dilakukan. Akan tetapi tidak ada salahnya mempersiapkan karakter anak dalam wirausaha agar hal tersebut tidak menjadi perkara asing lagi bagi anak-anak.

Tidak perlu repot dengan ide brilian, memulainya dari sekitar rumah pun dapat dilakukan. Mengenalkan dunia wirausaha pada anak merupakan saat yang tepat untuk membangun keterikatan teradap sesuatu (bonding).

Barang bekas atau yang sudah tidak terpakai dirumah dapat dimanfaatkan, melatih kreativitas terhadap barang bekas dengan menambah nilai lebih bisa dilakukan dengan sebuah prakarya.

Era digital dan informasi modern saat ini sangat memungkin untuk manmpilkan sebuahkarya dapat dikenal luas tanpa batas. Media online yang ada dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya.

Jangan biarkan anak malas untuk berkreasi atau takut untuk menciptakan sesuatu yang baru baginya. Bisa jadi dengan ketertarikan pada dunia jual beli seorang anak menjadi tertantang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat. (penamas/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang