Dinas SDA-P Banten Bakal Tindak Lanjuti Kerusakan Bendungan Playangan Ciledug Kota Tangerang

Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Provinsi Banten terkait Bendungan Playangan di Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang menyebut akan segera menindaklanjuti kerusakan pintu air yang sudah rusak selama dua tahun tersebut meskipun belum menerima surat permohonan perbaikan.

“Sebetulnya kami sudah dikonfrmasi juga oleh Komisi IV DPRD Banten terkait persoalan ini. Dan kewenangannya ada di Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSC2),” kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (SDA-P) Provinsi Banten Tyas Utami Amalia, kepada Pena Merdeka, Senin (3/10).

Memang kata Tyas pihak Dinas SDA-P sampai saat ini belum menerima surat permohonan itu, tetapi setelah mendapat berita ini kami akan berkoordinasi dengan pihak BBWSC2.

“Surat pas kami (Dinas SDA-P) chek belum terima. Dari Kota Tangerang belum kami terima juga. Tapi kami akan kordinasi dengan BBWSC2 untuk persoalan tersebut supaya bisa dilakukan upaya penanganan,” kata Tyas menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, sepanjang dua tahun kerusakan Bendungan Pintu Air Playangan belum diperbaiki oleh pihak terkait. Dalam kurun waktu itu juga warga Komplek Pondok Lakah Indah, Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang kerap meradang lantaran terkena banjir saat musim penghujan.

Pasalnya kerusakan pada Bendungan Pintu Air Playangan tersebut disebutkan warga sebagai penyebab banjir.

Informasi yang berhasil dihimpun, dari tiga pintu air yang ada hanya satu saja yang bisa berfungsi. Sehingga dengan hanya mengandalkan satu pintu air, menurut warga sekitar bendungan itu tidak dapat mengatur debit air.

Dikabarkan warga di tiga perumahan di kawasan Ciledug termasuk Perumahan Pondok Lakah Permai selalu was was saat menghadapi musim penghujan lantaran Pintu Air Playangan tersebut sampai saat ini belum diperbaiki.

Zainal Mutaqim, Ketua RW 16, Perumahan Pondok Lakah Permai, bendungan Pintu Air Playangan seharusnya memang mengatur debit air Kali Ciputat yang kebetulan melintas di tiga perumahan dan warga di kawasan Ciledug, Kota Tangerang.

Kata Zainal, bendungan itu sekarang rusak meskipun ia mengaku sudah melaporkan keluhan itu ke pihak kelurahan dan dinas terkait.

Sementara itu, Andra Soni Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten mengaku bahwa pihaknya dalam beberapa kesempatan kerap melaporkan kerusakan Bendungan Pintu Air Playangan itu. Ia beralasan lantaran bendungan itu sekarang ini tidak berfungsi.

“Yaa wajar warga jadi kena banjir karena memang belum diperbaiki kendati Komisi IV kerap melaporkan persoalan itu. Sampai sekarang belum diperbaiki oleh dinas terkait,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Banten ini menegaskan.

Makanya kami dari Komisi IV berharap, bendungan itu segera diperbaiki. Karena dimusim penghujan ini kendati sudah dibangun tanggul di sepanjang perumahan dan warga jika hujan intensitas tinggi air meluap masuk kepemukiman masyarakat ,” tandas Andra menegaskan. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah