Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Koperasi Tangsel Harus Berteknologi

0 52

Koperasi yang ada di Kota Tangerang Selatan diharapkan mampu berinovasi sesuai dengan perkembangan teknologi, dan seluruh aspek harus ikut berbenah. Termasuk juga koperasi yang menjadi soko perekonomian Indonesia.

Gambaran itu kelihatan saat puncak Hari Koperasi Daerah (Harkopda) Kota Tangerang Selatan ke-69, yang berlangsung dari Kamis (13/10) hingga Minggu (16/10).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Warman Syanudin mengatakan, puncak hari koperasi harus menjadi bahan renungan. Apalagi koperasi merupakan fondasi ekonomi bangsa. Dimana ajarannya mencerminkan budaya dan karakter Indonesia.

”Hal ini yang harus dilihat. Maka itu saya menginginkan koperasi mesti dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya, disela-sela puncak Harkopda, di Serpong.

Warman juga mendorong koperasi harus juga mengikuti selera zaman. Yakni bisa memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Jika ini dapat digarap tentunya akan menguntungkan masyarakat.

”Semua aspek sekarang memanfaatkan teknologi. Ini juga yang harus kita wujudkan,” ujarnya.

Selain itu, Warman juga mengatakan ruang bagi pelaku UKM dalam memasarkan produknya kepada masyarakat luas harus dibuka. Bila ini terwujud UKM akan berkembang pesat.

”Apalagi di puncak Harkopda bazar memberikan kesempatan kepada UKM selain memamerkan produk, tapi menyebarluaskan produksinya supaya dapat diperoleh oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan kreatifitas dan inovasi dapat membesarkan serta mampu mempromosikan,” katanya.

Banyak ragam UKM yang dipasarkan menandakan produk yang dipajang di stand cukup bagus. Pihaknya selalu memberikan pelatihan dan inovasi secara berkala bahkan memberikan peralatan lengkap.

Ia berupaya mewujudkan setiap koperasi memiliki banyak UKM dengan kualitas cukup bagus. Tanpa kualitas maka tidak seimbang dalam menjalankan usaha ke depan.

Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Tangsel, Dudung E Diredja berharap, di puncak Harkopda ini dapat memberikan nilai positif kepada masyarakat luas dan khususnya pelaku UKM.

”Dengan tema Reformasi Koperasi harus diimplementasikan ke masyarakat. Jangan hanya jadi semboyan,”katanya.

Kata dia, reformasi koperasi harus dilakukan dari tingkat pemerintah harus pro kepda koperasi. Termasuk kepada koperasi itu sendiri harus ikut terbuka agar bisa berubah dengan kualitas keilmuan yang baik bukan hanya mengelola simpan pinjam saja.

”Bahwa koperasi itu bukan kuantitas tapi kualitas dan berdikari harus mampu bersaing dengan pengusaha besar,” ujarnya. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...