Dapat Gelar Walikota Cup, Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang Bakal Bangun Stadion Mini

Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang kembali mengukir prestasi lantaran berhasil merebut juara 1 dalam pertandingan final Walikota Cup U-19 2016. Pasca merebut juara 1, pihak Kecamatan Batu Ceper rencananya mengaku bakal membangun stadion mini di wilayahnya.

Pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut dilaksanakan di Lapangan Sukun, mempertemukan kesebelasan Kecamatan Tangerang versus Kecamatan Batuceper. Pada babak pertama Kesebelasan Batu Ceper sempat unggul 2-0, namun dalam posisi tertinggal Kecamatan Tangerang justru terbalik menguasai jalannya pertandingan dan berhasil menyamakan kedudukan.

Sampai memasuki akhir babak kedua kedua tim tidak berhasih menambah gol. Pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, tetapi hingga habis dua babak perpanjangan waktu skor tidak berubah. Akhirnya kedua tim ini melakukan adu pinalti.

Dalam adu finalti tersebut Kesebelasan Batu Ceper menggungguli tim Kecamatan Tangerang dengan skor akhir 5-2 sehingga berhasil memboyong piala Walikota Cup 2016.

Dengan keberhasilan ini menurut Mulyanto, Camat Batuceper tim sepakbola Baturceper mengulang kembali kesuksesan yang diraih pada pada tahun 2002 dalam ajang yang sama.

“Pada ajang U-19 turnamen tahun ini kita dapat menjadi juara. Saya bangga dengan generasi muda Batuceper, hasil ini dapat memacu generasi muda khususnya wilayah Kecamatan Batuceper untuk mencintai olahraga sepokbola,” tuturnya

Selanjutnya Camat mengingikan wilayahnya mempunyai fasilitas sarana lapangan yang bisa menampung generasi muda supaya hidup sehat, membina sportifitas. Makanya pihaknya akan mencari lahan dan menggandeng pelaku usaha untuk bisa berkerjasama dalam setiap kegiatan olahraga.

“Saya akan mengusulkan kepada Pak Walikota (Arief R Wismansyah) agar Kecamatan Batuceper dapat membagun stadion mini karena lahannya sudah ada, tepatnya lokasi Perum Simprung Kelurahan Poris Jaya,” ungkapnya.

Sementara Agus Hendra, Camat Tangerang mengaku bahwa timnya sudah berusaha bermain maksimal dengan pola permainan cantik, Selasa (18/10).

“Para pemain muda kami sudah bermain agresif dalam pertandingan memeperebutkan Piala Walikota tersebut. Hanya faktor keberuntungan saja akhirnya tim Kecamatan Tangerang harus kalah dengan drama adu finalti,” kata Camat.

Maka dari itu kedepan turnamen ini rutin dilaksanakan, pasalnya kata Camat bahwa untuk mencari bibit pemain muda yang handal di Kota Tangerang harus kerap menggelar turnamen seperti ini,” tandas Agus Hendra menjelaskan. (agus)

Disarankan
Click To Comments