Industri Film dan Animasi Naik 7%, Universitas Multi Media Siap Sokong SDM

Pertumbuhan industri kreatif film dan animasi menurut data Kementrian Perindustrian Republik Indonesia semakin menjanjikan, menunjukkan peningkatan yang pesat, yaitu sebesar 7% per tahun. Namun, pertumbuhan ini belum disokong dengan keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Melihat fakta tersebut, maka Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang beralamat di Jalan Scientia Boulevard, Gading Serpong, Tangerang sejatinya memiliki fokus khusus pada bidang film dan animasi. Terlihat mereka sudah menunjukkan kontribusinya dalam mempersiapkan SDM berkualitas.

Hal ini diwujudkan dalam kurikulum, fasilitas, serta wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas serta prestasinya.

Ina Riyanto, Kepala Program Studi Film dan Televisi (FTV) UMN mengungkapkan langkah yang telah diambil program studi FTV.

“Selain kurikulum, program studi FTV mempersiapkan kompetensi mahasiswa dengan mengasah jiwa kompetisi mahasiswa,” ucap Rina, Senin (14/11).

Sebab saat terjun ke dunia kerja pun lulusan akan tetap berkompetisi dengan professional lain. Lewat kompetisi dengan mahasiswa lain dari dalam maupun luar UMN, mereka akan terbiasa mengetahui standar karya yang berkualitas.

Salah satu caranya adalah melalui kompetisi dan ajang apresiasi tahunan seperti UCIFEST dan UMN Screen. Program Studi FTV juga membuat sebuah wadah bernama UMN Gate yang berfungsi untuk menyalurkan karya mahasiswa ke berbagai festival film dan animasi di dalam dan luar negeri.

UCIFEST (UMN Animation & Film Festival) kali ini adalah yang ketujuh kalinya diadakan. Menurut Juan Setiadarma selaku Festival Director UCIFEST 7, Festival film ini diadakan untuk mengapresiasi karya pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia.

Acara ini diadakan pada 15-17 November di Lecture Hall UMN dan Cine Space, Scientia Square Park. Ada pun program utama dari UCIFEST 7 adalah Pemutaran Film Kompetisi dan non Kompetisi. Hingga saat ini, total film yang masuk ada 210 buah yang terdiri dari 39 film mahasiswa UMN, 117 film mahasiswa umum, dan 54 film pelajar.

Diakui oleh para mahasiswa FTV UMN, keberadaan festival seperti UCIFEST 7 maupun wadah seperti UMN Gate memampukan mahasiswa untuk menggapai prestasi di dalam maupun luar negeri.

Salah satu mahasiswa yang karyanya berhasil melanglang ke berbagai festival film di Eropa dan Asia adalah Fritz. Melalui karya animasinya, Timun Mas baru-baru ini bahkan ia berhasil mengalahkan saingan yang berasal dari studio animasi profesional di Indonesia dalam ajang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016.

Selain itu, film pendek Emak besutan Rahardwiyan Aristya Putra dan Stephanie Pascalita yang juga menang dalam ajang AFI 2016 lahir dari tugas kelas biasa.

Padahal saingannya dalam ajang tersebut banyak yang berasal dari tugas akhir kuliah. Hal membuktikan bahwa pengerjaan tugas kuliah biasa bila dilakukan dengan maksimal juga bisa menghasilkan karya yang bisa memenangkan penghargaan. (abidin)

Disarankan
Click To Comments