TangerangSelatan, PenaMerdeka – Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) berupaya untuk wujudkan akses bagi yang membutuhkan informasi melalui teknologi informasi dan komunikasi, salah satunya dilakukan dengan pelaksanaan Jambore Teknologi Informasi.
Kegiatan ini bertujuan menyiapkan Sumber Daya Manusia di bidang TIK untuk generasi muda siapapun itu termasuk bagi penyandang disabilitas. Dengan tujuan agar siapapun dapat memiliki kemampuan dan kompetensi berbasis teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan keterampilan.
Menurut Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar,”Kegiatan ini diharapkan dapat memacu potensi generasi muda penyandang disabilitas untuk memanfaatkan teknologi informasi, berkreasi, dan menciptakan produktifitas melalui pemanfaatan teknologi informasi,” kata Basuki dalam pembukaan Jambore Teknologi Informasi di Pusat TIK Nasional, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (29/11).
Basuki berharap supaya generasi muda bisa membuka peluang dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan yang semakin banyak, dan juga harus mampu bersaing dengan bangsa lain di segala bidang.
Seperti di kutip dari laman Tribunnews.com, Basuki memaparkan “Kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2015 Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi global untuk kalangan disabilitas dan melahirkan juara umum dari Indonesia, ini membuktikan bahwa keterampilan adik adik menggunakan teknologi informasi tidak kalah bersaing dengan bangsa-bangsa lain, Kita bangsa Indonesia patut bangga mempunyai generasi muda yang bisa berperan aktif di Asia khususnya,” papar Basuki.
Kemkominfo sebagai leading-sector pembangunan bidang komunikasi dan informasi mempunyai tugas untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional dibidang Kominfo. Salah satunya dengan peningkatan keterampilan tenaga kerja dan perluasan penciptaan lapangan kerja.
Untuk itu Kemkominfo berupaya melakukan pendekatan sesuai tugas dan fungsi dengan ti hal berikut:
Pertama, dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme angkatan kerja dan UKM.
Kedua, dengan peningkatan e-literasi masyarakat terutama kalangan disabilitas, anak-anak, dan ibu rumah tangga.
Ketiga, dengan menumbuhkan kreativitas dan inovasi masyarakat
Selain hal tersebut Basuki mengharapkan kepada peserta yang akan mengikuti kompetisi Nasional Jambore Teknologi Informasi 2016 tersebut, dapat menciptakan peluang di masa yang akan datang. Dikatakannya bahwa dengan memanfaatkan teknologi informasi, memanfaatkannya dengan kreatif serta mampu menggunakan teknologi informasi untuk hal-hal produktif merupakan suatu upaya cerdas.
Dengan mengikuti Kompetisi Nasional Jambore Teknologi Informasi 2016, dan semoga hal ini semua dapat membawa Bangsa Indonesia ke arah kemajuan di berbagai bidang, pungkasnya. (herman/dbs)







