Akses Pasar Serpong Muncul Tangsel Macet, Antre Ditempuh 2 Jam

Tangerang Selatan, PenaMerdeka – Kini akses menuju Pasar Serpong Muncul Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (9/12) mengalami kemacetan yang cukup parah. Pasalnya karena adanya proyek betonisasi di sepanjang Jalan Pasar Serpong Muncul mengakibatkan terjadinya kemacetan.

Antrean kendaraan sudah terlihat ketika hendak masuk Pasar Serpong Muncul. Kemacetan makin parah sudah terlihat pada sore hari waktu jam pulang kerja.

Kondisi ini sudah berjalan beberapa waktu. Bahkan jarak tempuh Pasar Serpong Muncul yang biasa hanya beberapa menit, saat puncak macet dapat dua jam.

Pantauan dilapangan, antrean sudah terjadi dari dua arah. Yakni arah Cilenggang menuju Pasar Serpong Muncul. Serta Muncul menuju Pasar Serpong. Terpampang juga tulisan Jalan Pelan-Pelan Ada Pekerjaan Pengecoran Jalan dengan kontraktor PT Brantas Adipraya. Serta proyek betonisasi Jalan Muncul Pamulang-Otista.

Beberapa warga setempat terlihat mengatur lalu lintas. Mereka buat sistem buka-tutup. Adanya sistem ini sedikit banyak bisa mengurangi antrean. Soalnya bila tidak ada yang mengatur kendaraan saling berebutan masuk lebih dulu. Hal ini akan membuat kemacetan tidak bisa diindahkan.

Soni, sopir angkot jurusan Serpong-Kalideres mengatakan, gara-gara perbaikan jalan memang bikin waktu tempuh menjadi lebih lama. Jarak Cilenggang-Pasar Serpong bila waktu normal kurang lebih 5-10 menit, bisa satu jam. Apalagi kalau jam pulang kerja.

”Sudah 20 menit kendaraan tidak bergerak. Ini saja masih siap. Apalagi sore. Bisa lebih lama lagi,” katanya.

Ia mengungkapkan, kemacetan tersebut memang tidak bisa dihindari. Tapi Soni menyanyangkan tidak adanya petugas Dinas Perhubungan untuk mengurangi antrean. Malah warga setempat yang sibuk atur lalu-lintas. Padahal bila ada petugas sedikit banyak dapat mengurai kemacetan.

”Kalau untuk menghilangkan kemacetan rasanya tidak mungkin. Apalagi jalan yang dibeton juga tidak begitu lebar. Tambah sulit untuk tidak macet,” ujarnya.

Andika (30) sopir angkutan barang juga mengungkapkan hal yang sama. Ia mengatakan jarak menuju ke Pasar Serpong Muncul bisa dua jam.

Ia berharap ada solusi untuk mengatasi persoalan ini. Minimal mengurangi terjadinya kemacetan. Parahnya kalau pagi dan sore hari. Mobil tidak bergerak sama sekali. ”Ini harus bisa diselesaikan agar kemacetan bisa kurang. Pusing juga kalau setiap hari begini. Apalagi ini jalur saya,” ungkapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel Rizki Jonis mengatakan, perbaikan jalan di Pasar Serpong itu kewenangan Provinsi. Meski demikian, ia sering menerima aduan soal kemacetan parah. ”Banyak warga yang mengeluh soal kemacetan,” katanya.

Ia pun akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) meminta ada petugas di titik macet. ”Saya beberapa kali lewat dan tidak ada petugas yang mengurai akses ke Pasar Serpong Muncul. Malah warga yang akhirnya sibuk urai kemacetan,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel Retno Prawati tidak bisa dihubungi. Beberapa kali dikontak tidak ada jawaban. Pesan singkat juga tidak dibalas.
Begitupun dengan Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel Sukanta yang tidak menjawab panggilan telepon para kuli tinta. (herman)

Disarankan
Click To Comments