Kapolri Kaitkan Temuan Bom Bekasi dengan Ledakan di Beberapa Negara

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menerangkan Indonesia beruntung berhasil menggagalkan misi dari jaringan yang disebut bagian dari teroris Bahrun Naim. Hal ini karena beberapa negara juga terjadi ledakan serupa yang menimbulkan banyak korban berjatuhan.

“Di negara lain terjadi. Istanbul tejadi korbannya banyak. Sebelumnya di Kairo juga ada korbannya. Ada tiga atau empat negara yang ada ledakan. Alhamdulillah kita di Indonedia dapat mengamankan ini,” tuturnya, usai menghadiri Milad Pondok Pesantren Daarut Tauhid ke 26 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (12/12).

Disebutkannya, keberhasilan penggagalan ini, merupakan kerja sama dari seluruh elemen pemerintah serta masyarakat dalam menangani dan memberantas kejahatan terorisme.

Untuk itu dirinya merasa bersyukur pelaku yang berencana meledakkan bom di Istana Negara dapat terungkap di Bekasi sebelum beraksi. Dari keterangan Tito, pelaku juga merencanakan pengeboman di lokasi lain selain Istana Negara.

“Mereka Mentarget di antaranya pos penjagaan yang ada di Istana Negara. Kemudian ada beberapa tempat lain juga,” ungkap Tito menyebutkan target lokasi lain.

Pos penjagaan di Istana Negara, kata Tito, rencananya diledakkan saat jam pergantian jaga. Mengenai kasus ini, Kapolri mengaku telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam rencana bom bunuh diri tersebut. Salah seorang ‘pengantin’ atau yang bertugas meledakkan bom itu adalah perempuan yang telah disiapkan menjalani aksinya. (penams/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Tuliskan pesan anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE