Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

GMF dan BPPT Bersinergi Mengembangkan Perawatan Ban Pesawat

0 100

TANGERANG, PenaMerdeka – Banyak strategi yang dilakukan oleh PT. Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) untuk mencapai visinya di tahun 2020 menjadi 10 besar MRO di Dunia salah satunya yaitu, melakukan kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerangan Teknologi (BPPT).

Kesepakatan GMF dan BPPT yang dituangkan dalam perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Base Operation PT. Garuda Maintenance Facility I Wayan Susena dan Direktur Pusat Teknologi Material Asep Riswoko pada Senin (30/01) di Hangar 4 Garuda Maintenance Facility AeroAsia, Bandara Udara Internasional Soekarni Hatta.

Kerjasama yang berlaku hingga akhir tahun 2017 ini, GMF dan BPPT bakal bersinergi dalam pengembangan dan sertifikasi Prototipe Retread ban pesawat terbang tipe Cessna 208 dan DHC-6. Menurutnya, lingkup kerjasama ini selain pembuatan prototipe retread ban pesawat terbang, juga pengujian drum test dan yang terakhir sertifikasi prototipe retread ban pesawat terbang untuk tipe Cessna 208 dan DHC-6.

Sertifaksi di tahap akhir tersebut kata Wayan Susena, bakal dilakukan  melalui Design Organization Approval (DOA) yang sudah dimiliki PT. Garuda Maintenance Facility pada Direktorat Kelaikan dan Pengoprasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementrian Perhubungan RI.

“Dimana  nantinya memiliki Technical Standard Operations (TSO) yang dapat berguna untuk pengembang pekerjaan retread ban pesawat,” ujarnya.

Menurut Wayan langkah ini merupakan awal dalam melakukan pekerjaan retread ban pesawat.

“Setelah kita mendapat sertifikasi dan memiliki TSO, diharapkan bukan hanya general aviation namun kita bisa menggarap tyre retread untuk pesawat narrow body B737 dan A320,” katanya.

Kerja sama GMF dan BPPT ini juga merupakan salah satu dukungan dalam mengembangkan bisnis perawatan pesawat general aviation khususnya untuk pesawat berjenis turbo propeller, setelah sebelumnya juga melakukan Kerja Sama Operasi dengan MMF untuk meraih pasar perawatan pesawat general aviation di kawasan Timur Indonesia yang berpusat di Surabaya, Manado dan Biak.

Untuk mendukung kerja sama GMF dan BPPT ini tambah Wayan, pihaknya menyediakan tenaga ahli yang didukung oleh pengembangan teknologi milik BPPT sebagai partner strategis. Selain itu dengan menggandeng BPPT, turut mendukung program pemerintah dalam memanfaatkan karet alam.

“Hal ini sejalan dengan tujuan kami yaitu mengembangkan industri perawatan pesawat dalam negeri,” pungkasnya. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...