Zulfikar Demokrat

KPU Kota Tangerang : Ada Empat TPS Khusus di Lembaga Pemasyarakatan

0

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sebanyak 36 Rumah Sakit dan Puskesmas di Kota Tangerang yang memberikan pelayanan pasien selama 24 jam mengikuti rapat kordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang. Dalam kesempatan itu, menjelang Pilkada Banten ini, KPU menyiapkan 4 TPS khusus di Lembaga Pemasyarakan Kota Tangerang

Turut hadir dalam koordinasi sosialisai yakni jajaran Polres Metro Tangerang Kota perwakilan Kejaksaan Negeri Tangerang bertujuan melayani hak suara calon pemilih pasien yang sedang berada di rumah sakit dan dalam tahanan. Namun demikian disebutkan  juga bahwa perhelatan Pilgub Banten kali ini pihak KPU memberikan fasilitas pengarahan pencoblosan suara kepada petugas rumah sakit dan Lapas.

Banani Bahrul, Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Tangerang mengatakan, pihaknya tidak memberikan fasilitas TPS di rumah sakit dan tahanan yang berada di Polres dan Polsek. Untuk calon pemilih tersebut diintruksikan supaya bisa mencoblos di TPS terdekat rumah sakit, Polres serta Polsek masing masing.

“Nanti bakal ada dua pola, pertama petugas rumah sakit dapat meninggalkan pekerjaannya untuk datang ke TPS. Namun sebaliknya jika petugas rumah sakit itu tidak dapat meninggalkan tugasnya ada petugas TPS terdekat yang datang,” ujar Banani Kamis (02/02) lalu.

Sementara itu, bagi penghuni lembaga pemasyarakatan KPU menyiapkan TPS khusus dan menurut Banani hal  itu sudah dikoordinasikan dengan pihak Lapas.

“Ada 4 TPS khusus yang nanti diberikan, yaitu 1 di Lapas Pria kelas 1,  1 Lapas Wanita kelas II A dan 2 lagi di  TPS di Lapas Pemuda kelas II A Tangerang,” ungkapnya.

Menurutnya, pendataan tahanan di Polres dan rumah sakit diharapkannya dapat di sampaikan ke KPU Kota Tangerang selambatnya pada H-3 sebelum pencoblosan. Untuk kemudian dilakukan pengecekan. Karena data tersebut, harus dicek terlebih dahulu apakah pendataan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit dan pihak kepolisian sudah ada dalam DPT atau tidak.

“Kalau pemilih itu sudah terdaftar di DPT, nanti akan kami terbitkan formulir pindahannya, tapi kalau tidak terdaftar tidak dapat di terbitkan,” tandasnya.

Ditanya soal rumah sakit yang tidak menyerahkan data tersebut ke KPU Kota Tangerang kata Banani kami sifatnya hanya meminta. Jika antinya ada pihak rumah sakit yang tidak menyerahkan data tersebut tidak ada paksaan.

“Tapi kembali lagi, KPU adalah tugasnya memfasilitasi pemilih yang mempunyai hak suara, jadi segala upaya sudah kami tempuh baik dengan cara pendataan pemilih langsung sampai pemuktahiran data,” pungkasnya. (man)

kanal partai gerindra
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Lorem venenatis sem, Sed porta. diam ut ut elementum ut