Pleno Rekapitulasi KPU Banten, Rano-Embay Keok dari Paslon WH-Andika

CILEGON,PenaMerdeka – Pasangan calon gubernur Banten Rano Karno-Embay Mulya Syarief sebelumnya diprediksi memang bakal keok dari pasangan nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Kepastian tersebut didapat dari hasil Rapat Pleno Rekapitulasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten di Hotel Royal Krakatau, Kota Cilegon, Minggu (26/2).

Perolehan suara pasangan nomor urut 1 Wahidin Halim – Andika Hazrumy yang diusung 7 partai mendapatkan perolehan suara 2.411.213 atau 50,95 persen, sedangkan pasangan patahana nomor urut 2 Rano Karno – Embay Mulya Syarief memperoleh 2.321.323 suara atau 49,05 persen.

Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriyatna mengatakan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Pilgub Banten merupakan hasil final. Dimana hasil tersebut merupakan hasil resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bila ada masyarakat yang menanyakan perolehan hasil suara diluar hasil rapat pleno itu tidak diakui,” ujar Agus usai rapat pleno rekapitulasi.

Agus menjelaskan pihaknya kendati sudah menetapkan hasil perolehan suara. Namun KPU Banten belum menentukan pemenang Pilgub Banten 2017.

Agus yang dalam pleno rekapiltulasi didampingi oleh komisioner KPU Banten menyebutkan berdasarkan Undang undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota penetapan pemenang menunggu proses di Mahkamah Konstitusi (MK) apakah nanti ada gugatan atau tidak.

“KPU saat ini hanya menetapkan hasil suara saja dari hasil pleno rekapitulasi, jadi bukan penetapan pemenangnya. Penetapan pemenangnya menunggu MK apakah ada gugatan atau tidak. Intinya kita menunggu dari MK penetapan pemenangnya,” tandas Agus.

Dengan hasil rapat rekapitulasi ini, Agus berharap agar pihak yang kalah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun ini bisa menerima kekalahan tersebut atau legowo.

“Sesuai dengan kesepakatan awal, pasangan calon harus siap menang dan siap kalah. Terima hasil ini dengan legowo,” tandasnya. (wahyudi)

Disarankan
Click To Comments