Supir Angkot dan Ojek Online Sepakat Jaga Kondusifitas Kota Tangerang

Kota Tangerang, PenaMerdeka – Wali Kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah langsung melakukan mediasi antara pengemudi Angkutan Kota (Angkot) dan pengemudi jasa ojek online atas kesalahpahaman yang terjadi pada Rabu (08/3).

Dalam mediasi itu dihasilkannya surat pernyataan bersama yang dibuat antara Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda), transportasi berbasis ojek online (Gogrebber) Tangerang Raya di Kepolisian Resort Tangerang Kota.

“Tadi malam sudah kami selesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat untuk sama-sama menjaga kondusifitas kota dan tidak mengulangi kejadian serupa,” tutur Wali Kota.

Hal itu disampaikan usai menjenguk salah satu pengemudi jasa ojek online Odang Saputra, yang terkena musibah akibat kesalahpahaman kedua belah pihak yang terjadi sebelumnya, di Ruang Cendana, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang, Kamis (09/03).

Kesepakatan tersebut, tegas wali kota, tentunya harus dipatuhi bersama dan kita sedang upayakan yang terbaik untuk penyelesaiannya. Dirinya mengajak para penyedia layanan transportasi tersebut, untuk tetap bersabar dan saling menahan diri.

Pemkot Tangerang, pihak kepolisian serta Komando Distrik Militer (Kodim), akan terus berupaya menjaga Kota Tangerang agar senantiasa kondusif. Dalam hal ini, peran serta masyarakat juga diharapkan agar sama-sama menjaganya, dengan tidak turut terprovokasi.

Terutama bagi para pengemudi Angkot dan ojek online. “Jangan mudah terprovokasi, semua informasi yang kurang jelas, tolong diklarifikasi dulu kepada kami agar tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, untuk antisipasi dampak aksi mogok Angkot terhadapa masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangerang, serta kecamatan, turun tangan langsung membantu masyarakat yang sementara membutuhkan sarana transportasi.

“Kami siapkan armada untuk melayani masyarakat selama tidak beroperasinya Angkot,” ujarnya, saat memberikan penjelasan kepada awak media bersama Kepala Dishub Kota Tangerang, Syaiful Rohman di RSUD.

Dirinya juga menyampaikan, Dishub juga terus berkomunikasi dengan Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU) Organda Kota Tangerang, agar dapat mengoperasionalkan kembali layanan transportasi bagi masyarakat. Dalam kesepakatan semalam, selain untuk tidak mengulangi kejadian serupa, juga diminta semuanya dapat melayani kembali angkutan umum agar masyarakat tidak dirugikan.

“Semuanya saling membutuhkan. Mari kita saling menghargai, menghormati dan menahan diri satu sama lain, agar Kota Tangerang senantiasa terjaga kondusifitasnya sehingga kita semua dapat beraktivitas dengan baik seperti biasanya,” pesannya. (hms/yuyu)

Disarankan
Click To Comments