Tahun 2018 Wisata Luar Angkasa Komersial Siap Diluncurkan

PenaMerdeka – Perusahaan Virgin Galactic berambisi untuk menjadi pertama yang menawarkan jasa wisata luar angkasa bagi masyarakat umum atau spaceflight. Proyek ini sejak lama jadi impian Sir Richard Branson, bos Virgin Galactic.

Pasalnya beberapa waktu lalu, Virgin Galactic sudah melakukan uji coba pesawat SpaceShipTwo yang akan dijadikan kendaraan komersial wisata luar angkasa. Tetapi nahas pengujian ke ruang hampa pada 31 Oktober 2014 itu gagal karena pesawat meledak di udara. Namun, kegagalan tersebut rupanya tidak menghalangi ambisi Branson.

Dalam sebuah rilis yang dilansir dari laman Space, Sir Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di Inggris ini menyatakan tahun 2018 nanti, Virgin Galactic sudah siap untuk melakukan penerbangan pertama wisata luar angkasa.

“Nampaknya saya akan kecewa apabila Kami tidak ke luar angkasa dengan percobaan terbang pada akhir tahun ini dan saya tidak ke luar angkasa seorang diri tahun depan, program ini tidak akan berjalan baik di akhir tahun depan,” ungkap Branson, Kamis (6/4).

Mengenai peluncuran program wisata luar angkasa ini, Virgin Galactic sendiri belum mengumumkan secara resmi , akan tetapi pada peluncuran pertama wisata antariksa tahun depan itu nanti lanjut Branson, rencanaya dirinya dan keluarga menjadi bagian percobaan itu.

Dikabarkan juga bahwa pessawat SpaceShipTwo ini memiliki kapasitas menampung sampai enam orang penumpang. Sementara itu terkait dengan harga yang berminat ke angkasa dibanderol USD 250 ribu atau setara dengan Rp 3,3 miliar untuk satu kursinya.

Peluncuran SpaceShipTwo menuju ke luar angkasa, akan menggunakan pesawat angkut lain bernama WhitKnightTwo hingga mencapai ketinggian 50 ribu kakidi atas permukaan laut (15 ribu meter). Selanjutnya, SpaceShipTwo dilepas dan menyalakan mesin roket untuk menghantarkan ke kawasan sub-orbital.

“Uji coba program ini akan berlangsung baik. selama Kami punya pilot yang berani melampaui batas, Saya pikir dengan kerja keras selam 12 tahun, kami hampir sampai ke sana,” ujar Branson. (deden/dbs)

Click To Comments