Saat Rapat Pembinaan, Kadinsos Banten Jengkel Tagana yang Manipulasi Data

BANTEN,PenaMerdeka – Nurhana, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten berang kepada pengurus Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak karena dianggap melakukan manipulasi data anggota hingga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Untuk anggota Tagana yang saat ini hadir hanya kurang lebih 20 orang, sisanya masih belum diketahui maka itu saya meminta waktu untuk pertemuan lagi,” ucap Nurhana di Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BP2S) Dinas Sosial Provinsi Banten, Pasir Ona Rangkasbitung, Lebak, Kamis (20/4).

Dalam acara pembinaan tersebut Nurhana sedikit jengkel karena dia menduga bahwa pengurus Tagana Lebak tidak memberikan keterangan lengkap saat rapat pembinaan terkesan melakukan manipulasi anggota. Ia menyebutkan, untuk anngota Tagana di Lebak sudah tercatat sekitar 214 anggota.

”Saya ingin jangan ada tipu-tipu manipulasi data anggota Tagana. Kalau didatanya 200 yaa harus 200 ratus, memang kouta yang sudah ditentukan untuk Tagana Kabupaten Lebak itu adalah 214. Jadi kita harus penuhi data itu,”ujarnya saat sambutan.

Kedepan kata dia, kalau ada dana insentif yang turun kepada anggota harus orangnya yang datang langsung. Jangan bermain-main dengan data hingga ada temuan dari BPK.

“Tagana harus lebih baik lagi, karena menurut saya lebih baik anggarannya dikembalikan ke negara ketimbang harus ada manipulasi data nanti menjadi temuan,” ucapnya.

Saat anggaran perubahan nanti kata Nurhana setiap anggota Tagana harus mengantongi KTA sehingga secara administrasi pendataan nama anggota bakal baik. “Termasuk akan ada pertemuan evaluasi antar unsur-unsur pendamping, saya juga nanti akan bentuk sekertariat bersama agar jika ada pertemuannya tidak repot supaya tidak ada upaya manipulasi data.”

“Kita memiliki anggota tagana sebanyak kurang lebih 1400, TKSK sebanyak 154, dan Jamsosratu 340, insya allah akan bisa menselesaikan masalah sosial di Banten. (RA)

Disarankan
Click To Comments