Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Tertibkan Tempat Hiburan Ilegal, Jaman : Serang Kota Madani

0 89

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Walikota Serang, Tb Haerul Jaman, di akhir masa jabatannya ingin membuktikan bahwa Kota Serang sudah terbentuk sebagai kota madani, sebab sebelumnya Pemkot Serang telah membentuk Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Peyakit Masyarakat (Pekat). Perda Pekat menurutnya upaya Pemkot Serang sosial kontrol kepada masyarakat.

Contohnya kata Walikota dalam razia pekat yang telah dilakukan selama 2 bulan ini terdapat 6 tempat hiburan illegal yang telah ditutup pihaknya. Kini, tersisa tinggal 18 tempat hiburan ilegal lagi.

Lebih dalam menurutnya, untuk tempat hiburan yang berada di daerah Serang Timur sendiri akan dilakukan upaya penggusuran, walaupun penegakan Perda Pekat di Kota Serang masih terkendala dari pemerintah pusat.

“Karena tanah yang ditempati mereka berada di atas tanah pemerintah pusat. Makanya masih nunggu penyabutan izin. Setelahnya kitalah yang bertindak untuk menggusurnya agar tercipta kota madani,” ujarnya, Selasa (25/4).

Terkait dengan tempat hiburan illegal yang berada di Kota Serang jika tidak memenuhi persyaratan bakal di segel untuk ditutup kalau tidak dindahkan akan diratakan.

“Karena untuk surat teguran dan peringatan sudah berkali-kali dilakukan, kalau membandel bakal diratakan supaya Kota Serang menjadi kota madani.” ucapnya menegaskan.

“Jadi kita ingin target kita terlaksanakan, sudah tidak ada lagi kordinasi-kordinasi dengan lainnya, harus kita tegakkan dengan baik, agar target yang kita inginkan bisa terlaksanakan,”katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang, Mamat Hambali mengakui siap mencabut izin kepada pengusaha cafe, restoran dan hotel karena tidak sesuai peruntukan.

Apabila 18 tempat hiburan ilegal tersebut belum juga menutup tempat usahanya kami akan tertibkan. Karena 6 cafe sudah tutup. Dalam Perda mengatur kalau ijinnya café tetapi menyediakan wanita penghibur dan minuman keras akan dicabut ijinnya karena menyalahi ketentuan.

“Yang tadinya berjumlah 24 tempat hiburan, kini tinggal 18 tempat hiburan illegal karena sesuai Perda Pekat kami ingin Serang menjadi kota madani. Siap-siap saja tidak dapat buka usaha lagi di Kota Serang,” pungkasnya. (RA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...