Jatah Tunjangan Insentif Molor, Guru di Kota Tangerang Meradang

by 2017-05-13 0 comments

tunjangan insentif guru

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Jatah tunjangan insentif per 3 bulan yang seharusnya sudah diterima tenaga honor dan PNS pada Maret 2017 sampai saat ini belum cair. Akibatnya tenaga pendidik dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP swasta dan Negeri se-Kota Tangerang meradang karena kebutuhan ekonomi mereka terganggu.

Seperti diketahui bahwa dana yang digelontorkan dari APBD Kota Tangerang untuk pegawai tenaga honor di bagian Tata Usaha, Operator Sekolah, Penjaga Sekolah serta guru honorer dan PNS disebutkan untuk 1 bulannya dianggarkan masing-masing senilai Rp 600 ribu.
Sementara teknis pengeluaran anggaran tunjangan insentif yang dicairkan setiap 3 bulan. Jadi kalau diakumulasi masing masing akan menerima Rp 1.800.000.

Belum dicairkannya tunjangan itu membuat salah satu guru honor di salah satu sekolah dasar di Karawaci mengeluh karena sampai bulan kelima ini belum juga diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Baca juga:  Pasca Penutupan O2SN, Kota Tangerang Target Prestasi Tingkat Provinsi

“Biasanya dibulan ketiga pada minggu pertama atau paling lambatnya minggu kedua itu biasanya sudah cair, tapi sampai sekarang belum cair juga tunjangan insentif guru honor saya,” ujar salah satu guru honor yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Sementara itu, Agus Sutisna Kepala UPT Sekolah Dasar Kecamatan Karawaci Kota Tangerang membenarkan kalau semua guru belum mendapatkan tunjangan insentif dari Pemkot Tangerang.

“Iya, semua guru belum keluar tunjangannya, gak tau kalau di UPT kecamatan yang lain sudah keluar apa belum,” kata Agus kepada PenaMerdeka.com Jumat (11/5).

Dirinya juga menjelaskan, jumlah guru dan honorer yang menerima tunjangan insentif tersebut kalau di UPT Kecamatan Karawaci itu ada sekitar 800 tenaga pendidik. Dia juga mengaku tidak mengetahui kenapa sampai bulan kelima ini tunjangan tersebut belum dicairkan.

“Alasannya belum turun saya gak tau, yang jelas semua guru disini sudah pada kesel menanti tunjangan insentif itu dikeluarkan,” pungkasnya.

Baca juga:  KNPI Tangsel Gandeng Bank BJB Berdayakan Pemuda dari UMKM

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, pihaknya sudah merekomendasikan hal itu sejak tanggal 21 April 2017 ke Bank Bjb. Kami dari Dinas tidak mengetahui persis apa yang menjadi kendala di BJB sehingga dana itu belum juga cair.

“Kasihan mereka, bukan hanya pendidik ditingkat SD dan SMP saja. Tapi untuk TK dan PAUD juga mengalami hal yang sama. Se-Kota Tangerang mendapat nasib sama. Supaya lebih jelasnya ditanyakan saja ke pihak BJB-nya yaa mas, kenapa belum dicairkan tunjangan insentif itu,” pungkas Abduh. (herman)

Bagikan Artikel ini

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.