Gerindra Banten Godok Kader Internal Jadi Balon Bupati dan Walikota

Balon-Bupati dan Walikota partai Gerindra

KOTA TANGERANG SELATAN,PenaMerdeka – Perhelatan Pilkada serentak yang diselenggarakan di empat wilayah kota dan kabupaten di Banten, kini diberitakan Partai Gerindra tengah menggodok kader internal menjadi balon bupati dan walikota atau wakilnya.

Menurut Desmon J Mahesa Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten menyebutkan, kader besutan Prabowo Subianto ini kedepan akan memprioritaskan kadernya untuk diusung menjadi bakal calon (balon) kepala daerah atau wakil kepala daerah di Pilkada 2018 mendatang.

“Memang ada sejumlah alasan kenapa Gerindra lebih cenderung untuk mendorong kadernya maju di Pilkada serentak di Banten. Kita punya program unggulan ekonomi berbasis kerakyatan versi Gerindra,” ucap pria yang tercatat sebagai anggota Komisi III DPR-RI kepada wartawan disela acara Rakorda Gerindra se Banten di Hotel Mercure, Serpong, Kota Tangsel, Minggu (21/5).

Lagi pula ia melanjutkan, partai kami ketika mengusung kader eksternal partai atau dari unsur birokrasi kemudian menang dalam perhelatan Pilkada tersebut, disebutkan Desmon kerap mengalami kecewa. Mereka sebagai calon seolah butuh saat proses Pilkada berlangsung saja.

“Maka itu, adanya empat Pilkada serentak di Banten, Gerindra akan mendorong kadernya menjadi balon bupati dan walikota atau minimal di posisi wakilnya. Kami akan siapkan dan sekarang dalam Rakorda ini upayanya adalah menggodok kader,” katanya menjelaskan.

Memang menurutnya harus dengan catatan, kalau dalam perolehan survei elektabilitas dan popularitas kader kami tidak signifikan, kami bisa saja siap mengusung balon dari eksternal parpol atau unsur birokrasi. Yang penting terkait program akan kami kaji lebih dahulu, apakah balon bupati dan walikota cocok atau tidak dengan program Gerindra.

“Seperti Kota Tangerang yang memang secara geopolitik dan wilayah tidak jauh dari DKI Jakarta kita bisa juga mengusung calon dari luar kader eksternal terkuat, lantas kader kami menjadi wakilnya. Kami terbuka, ingat ketika Pilkada Jakarta. Kita tahu sejarah Anies Baswedan saat Pilpres lalu dekat dengan siapa kan? Kita bukan seperti kodok dalam tempurung,” katanya menegaskan.

Ketika ditanya soal program OK OCE dari pasangan calon yang diusung dalam Pilkada DKI Jakarta lantas digelontorkan di Kota Tangerang dirinya menyebut harus disesuaikan dengan daerah setempat apakah relevan atau tidak.

Maka itu dalam proses menggodok calon internal partai menjadi balon bupati dan walikota tentunya kami juga harus mendongkrak popularitas dan elektabilitas. Lantaran supaya bersaing dengan incumbent sekalipun. (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah