Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Festival FRKB , Gagasan Mengangkat Wisata Religius Kawasan Banten Lama

BANTEN,PenaMerdeka – Festival Ramadhan Kesultanan Banten (FRKB) yang berkangsung satu bulan penuh menargetkan kawasan Banten Lama menjadi tempat wisata religius yang aman tentram dan nyaman.

Beberapa waktu lalu sudah diawali melakukan penghijauan di kawasan tersebut dengan menanam bambu sebanyak 2017 bibit bambu dan Gowes santai bersama pada Minggu 14 Mei 2017 lalu.

Kemudian pada 28 Mei 2017 tentang kegiatan workshop pemberdayaan masyarakat termasuk dalam rangkaian agenda FRKB di Pesantren Hafidz Alqur’an KH. Tb. Fathul ‘Adzim Chatib di Komplek Masjid Agung kawasan Banten lama.

Dalam kegiatan itu Sultan Bambang Wisanggeni menyambut positif kegiatan workshop sebagai salah satu aksi nyata untuk membangkitkan kembali Kejayaan Banten.

“Dengan workshop, masyarakat bisa berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut. Supaya nanti muncul visi yang sama untuk menjaga dan melestarikan kawasan tersebut. Karena tempat ini salah satu warisan peradaban Islam dunia,” tandas Sultan menjelaskan, Jumat (26/7).

Workshop Pemberdayaan Masyarakat bekerja sama dengan Banten Creative Community (BCC) bertujuan menjadikan kawasan Banten Lama sebagai destinasi ekowisata religius yang aman dan nyaman.

Mukoddas Syuhada (founder BCC), mengatakan, pemberdayaan masyarakat ini sangat penting dilakukan karena merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu kawasan menjadi ekowisata.

Nantinya menurut Mukoddas, masyarakat akan berperan aktif dalam penataan kawasan Banten Lama dan tahu cara mengelolanya.

“Dalam workshop ini, masyarakat akan diberi edukasi tentang bambu, pengelolaan sampah, home stay dan cara menjadi pemandu wisata,” jelas Muqoddas.

Kegiatan bertajuk Festival Ramadhan Kesultanan Banten (FRKB) ini merupakan aksi nyata dari Kesultanan Banten untuk membangkitkan kembali kejayaan kawasan Banten lama dan menjadikan kesultanan sebagai Entitas Budaya dalam bingkai NKRI. (ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.